Bokep.com | Video Bokep | Online Streaming | Mobile | Mp4 | 3GP | HD | 2018
Welcome
Login / Register

Most Popular Articles


  • Cerita Sex - Cerita Mesum Kiva Mahasiswi Muda

    Aku mendapat sebuah pengalaman yang unik dimana aku berkenalan lewat dunia maya, yah disini aku sering chat dan banyak menemukan teman wanita , kadang yang aku temui ada ibu ibu yang cerita akan masalah pribadinya sampai ke masalah sex tak jarang juga aku pernah di ajak untuk melakukan hubungan dengan salah satu wanita STW tapi dalam cerita ini aku akan menceritakan kisahku perkenalan dengan mahasiswi.

    Aku masuk dalam grup dimana aku melihat foto profilnya sangat cantik aku chat dia, sebut saja namanya Kiva dia masih muda usianya 20 tahun dengar dengar dia juga anak tajir yang sedang kuliah di luar kota, lha dari sini kisah ini terjadi.

    Singkat cerita, suatu hari aku ada tugas dinas ke kota M dan iseng-iseng aku hubungi dia melalui nomor HP yang sudah dia berikan sebelumnya. Dan dengan senang hati dia mau ketemuan, asal dengan syarat dia bawa teman. Walhasil, aku ketemu dia di salah satu cafe di daerah kampus yang berada di pinggir kota.

    Cerita Dewasa Kiva Mahasiswi Muda

    Cerita sex mahasiswi terbaru, cerita dewasa mahasiswi sange, cerita ngentot memek mahasiswi, cerita hot mahasiswi muda, cerita seks mahasiswi binal, cerita sex Mahasiswi, cerita sex panas Mahasiswi, cerita sex terbaru Mahasiswi cerita sex hot Mahasiswi, cerita sex foto mahasiswi, cerita sex mesum mahasiswi, cerita sex baru 2017 cerita ngentot, mahasiswi,

    Cerita Hot Porn Kiva Mahasiswi Muda

    “Hey.. Kamu Kiva” sapaku.

    “Hey, Faiz ya.. ” sambil menjawab Kiva mengulurkan tangannya.

    “Kenalin ini temanku Dony,” sambil mengenalkan temanku.

    “Oh ya, kenalin juga ini temanku Rida,” kata Kiva mengenalkan temannya.

    Cerita Dewasa Mahasiswi Terbaru – Sepintas terlihat, Kiva adalah sosok seorang gadis model. Karena bentuk tubuhnya sangat semampai dengan ciri 167/45. Sehingga tonjolan di dada maupun di pantatnya tidak begitu nampak sebagaimana gadis-gadis yang aku kenal. Lamunanku buyar saat Kiva menawarkan menu yang mau dipesan.

    “Iz, kamu mau makan apa?” tanya Kiva.

    “Mmm, anu.. Terserah deh” jawabku gugup.

    “Kenapa say.. Kok nervous gitu?” tanyanya manja.

    Cerita sex mahasiswi terbaru, cerita dewasa mahasiswi sange, cerita ngentot memek mahasiswi, cerita hot mahasiswi muda, cerita seks mahasiswi binal, cerita sex Mahasiswi, cerita sex panas Mahasiswi, cerita sex terbaru Mahasiswi cerita sex hot Mahasiswi, cerita sex foto mahasiswi, cerita sex mesum mahasiswi, cerita sex baru 2017 cerita ngentot, mahasiswi,

    Cerita Ngentot Kiva Mahasiswi Muda

    Wah dadaku berdetak keras saat dia panggil aku dengan kata “say.. ” tetapi aku cepat menguasai keadaan dan bersikap seperti nggak ada rasa GR dengan panggilan yang aku kira sangat romantis banget.

    “Tidak kok, tidak apa-apa, aku ngikut aja,” jawabku datar.

    Dari pertama kita ketemu di chatting, aku terbuka saja dengan status aku yang sudah married. Dan ternyata diluar dugaanku, Kiva bisa menerima hal itu karena memang dia menyukai cowok yang lebih dewasa.

    2 jam lamanya kami berempat, ngobrol apa aja yang bisa dibkivarakan. Baik tentang kuliahnya, masalahnya Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 21 kurang 1/4. Akhirnya aku menawarkan diri untuk mengantar balik ke kost-kostan.

    Cerita sex mahasiswi terbaru, cerita dewasa mahasiswi sange, cerita ngentot memek mahasiswi, cerita hot mahasiswi muda, cerita seks mahasiswi binal, cerita sex Mahasiswi, cerita sex panas Mahasiswi, cerita sex terbaru Mahasiswi cerita sex hot Mahasiswi, cerita sex foto mahasiswi, cerita sex mesum mahasiswi, cerita sex baru 2017 cerita ngentot, mahasiswi,

    Cerita Dewasa Kiva Mahasiswi Muda

    “Kiva, sudah malem nih, ayo aku anter balik” ajakku.

    “Oke dah Mas Faiz,” jawab Kiva singkat sambil bangkit dari duduknya.

    Setelah aku bayar di kasir, aku bergegas menuju mobil starletku yang butut kedinginan diluar cafe.

    “Dan, minggu depan aku mau ke Surabaya,” kata Kiva.

    “Oya, dalam rangka apa?” tanyaku.

    “Mau ketemu kamu, kamu ada waktu kan?” jawabnya tersenyum.

    Deg! jantungku terasa berhenti ketika Kiva bilang seperti itu, aku langsung berusaha menguasai situasi.

    Cerita sex mahasiswi terbaru, cerita dewasa mahasiswi sange, cerita ngentot memek mahasiswi, cerita hot mahasiswi muda, cerita seks mahasiswi binal, cerita sex Mahasiswi, cerita sex panas Mahasiswi, cerita sex terbaru Mahasiswi cerita sex hot Mahasiswi, cerita sex foto mahasiswi, cerita sex mesum mahasiswi, cerita sex baru 2017 cerita ngentot, mahasiswi,

    Cerita Mesum Kiva Mahasiswi Muda

    “Ooo.. Pasti bisalah, asal kamu kabarin sehari sebelum datang,” pintaku.

    “Oke deh, ntar aku hubungi kamu Mas” kata Kiva.

    “Terus, kamu mau dateng sama Rida atau sendirian?” tanyaku.

    “Sendirilah Mas, masa iya sama temanku.. Kan nggak romantis?” jelas Kiva.

    Tanpa terasa sampailah di depan tempat kost Kiva.

    “Selamat malam,” kataku.

    “Terima kasih ya Mas, sampai ketemu minggu depan,” Kiva mengingatkan.

    Cerita sex mahasiswi terbaru, cerita dewasa mahasiswi sange, cerita ngentot memek mahasiswi, cerita hot mahasiswi muda, cerita seks mahasiswi binal, cerita sex Mahasiswi, cerita sex panas Mahasiswi, cerita sex terbaru Mahasiswi cerita sex hot Mahasiswi, cerita sex foto mahasiswi, cerita sex mesum mahasiswi, cerita sex baru 2017 cerita ngentot, mahasiswi,

    Cerita Sex Kiva Mahasiswi Muda

    “Ok” jawabku singkat, dan setelah itu aku langsung tancap gas balik menuju ke Surabaya dengan perasaan yang masih bertanya-tanya dengan ucapan Kiva yang sedikit romantis. Tetapi sebandel apapun aku, aku tetap memegang prinsip aku tentang virginitas seorang cewek. Buat aku jika seorang gadis itu masih virgin, aku tidak akan pernah mau Making Love karena sudah menjadi prinsip aku untuk tidak merusak masa depan seseorang.

    6 hari sudah berselang setelah pertemuan pertama dengan Kiva dan sesuai janji dia, Kamis siang Kiva menelphone HP-ku. Ringtone dengan lagu dilema cellulerku berbunyi dan saat aku liat layarnya ternyata 081252xx (nomor Kiva).

    “Mas Faiz besok aku berangkat sepulang kuliah, bisa jemput nggak?” tanya Kiva.

    “Oke bisa, jam berapa?” balas aku bertanya.

    “Mmungkin dari Surabaya jam 18.00″ jawab Kiva.

    “Lho emang kamu mau langsung balik?” selidik aku.

    “Tidaklah Mas, aku kan ingin ditemanin Mas Faiz semalaman” jelasnya.

    Alamak si Kiva ini, bikin aku berpikir yang nggak-nggak.

    “Oo gitu, oke sapa takut” tantang ku.

    “Oke deh Mas, sampai besok” seiring kata itu HPnya langsung dimatikan.

    Setelah telphone off, aku langsung hubungi salah satu hotel di Surabaya yang menjadi tempat favorite aku dan kebeetulan aku salah satu members di hotel tersebut. Sehingga setiap saat aku bisa booking room dengan posisi open.

    Hari jum’at jam 18.00 tepat aku sudah nongkrong di jok mobilku. Diparkiran terminal Bungur Asih dan selang 5 menit cellulerku berbunyi, “Mas kamu dimana?” suara Kiva.

    “Aku sudah di parkiran terminal nih,” jelasku.

    “Oke deh aku ke situ” jawab Kiva.

    Dengan perasaan deg-degan aku menunggu Kiva nongol dari pintu keluar terminal, dan dari jauh aku lihat tubuh semampai yang agak kurusan berlenggak-lenggok seperti di catwalk. Setan bertanduk, meniup pikiranku sepanjang Kiva menuju mobilku.

    “Hey Mas Faiz, gimana khabarnya?” tanya Kiva.

    “Baik Kiva” jawabku singkat.

    “Sudah lama ya Mas Faiz tunggunya,” ia membuka percakapan.

    “Belum kok Kiva” jawabku singkat.

    Tanpa panjang lebar, aku langsung menuju hotel yang sehari sebelumnya aku sudah booking. Dan parfum dengan aroma melati sangat megganggu birahi kelaki-lakianku. Setan bertanduk semakin aktif mengetuk pikiran kotorku untuk langsung bercinta dengannya.

    Sesampai di hotel aku langsung minta kunci dan menuju kamar lantai 2 nomor 222.

    “Lho Mas kenapa kok booking yang 2 bed?” tanya Kiva.

    “Lho memangnya kenapa?” aku berlagak bengong.

    “Kiva pengennya yang satu bed, supaya bisa berduaan,” jawab Kiva polos.

    Walaupun setan sudah pada meringis diatas kepalaku dan bilang, yes! tetapi aku berusaha cool di depan Kiva dan sedikit berkata bijak bagaikan orang tua.

    “Kiva, kita tidak untuk macam-macamkan di kamar ini?” balasku bertanya.

    “Ya sudah deh Mas, aku mau mandi dulu ya” jawab Kiva kesal.

    15 menit lamanya Kiva mandi, akhirnya pintu kamar mandi terbuka dan begitu kagetnya aku, ketika Kiva hanya mengenakan daster yang tipis tanpa menggunakan BH dan CD, sehingga nampak jelas sekali puting yang kecil menonjol di balik daster tipisnya. Tanpa melihat gelagat Kiva yang semakin membuat detak jantungku semakin cepat, aku langsung ambil handuk dan mandi.

    Malam semakin larut dan hampir 3 jam aku di dalam kamar berdua dengan Kiva, detak jantungku semakin kencang tatkala Kiva sesekali sengaja menyentuhkan tangannya di pundakku. Adik kecilku berontak dengan keras ingin keluar dari celanaku.

    “Mas, malam ini kamu manis banget sih,” kata Kiva memuji.

    “Ah kamu bisa aja” jawabku agak gugup.

    Karena pertanyaan itu disampaikan hanya dengan jarak 20 centi dari mukaku sehingga bau harum di wajahnya begitu menggelitik syaraf kelaki-lakianku.

    “Mmm bagaimana.. ” belum selesai aku tanyakan sesuatu tiba-tiba tubuh kecil Kiva sudah berada dipangkuanku. Sehingga memudahkan dia untuk mencium bibirku. Sedangkan posisiku sendiri sangat tidak menguntungkan untuk membalas ciuman Kiva, karena posisi tanganku menopang tubuhku.

    “Mmm.. Mas.. Aku suka kamu,” kata Kiva sambil melanjutkan ciuman mautnya.

    Aku tidak bisa menjawab sepatah kata apapun karena memang serang bibir tipis Kiva menggelontor bibirku bertubi-tubi. Perlahan tapi pasti, aku mulai merubah posisiku untuk terlentang di ranjang sehingga tubuh mungil Kiva dengan mudah naik diatas tubuhku.

    Aku rasakan perutku mulai basah dengan cairan yang mulai menetes dari memek Kiva. Karena dari tadi dia sudah tidak memakai celana dalam sehingga saat duduk diperutku, aku merasakan betapa halus bulu-bulu di selangkangan gadis ini. Tanganku mulai membelai punggung dan tengkuk Kiva, sehingga hal itu membuat birahi Kiva mulai terkoyak.

    Dari mulutku Kiva mulai merambat kebawah, menjilati puntingku hingga membuat darah aku berdesir dengan kencang.

    “Kiva.. Geli sayang.. ” aku merintih.

    Kiva sepertinya semakin bernafsu mendengar rintihan aku, dan semakin berani saja gadis ini memainkan lidahnya disekitar perutku. Tubuhnya semakin kebawah dan sampailah wajah nya di atas selangkanganku, dengan satu gerakan saja, celana adidas yang aku kenakan langsung tertanggal.

    “Mas.. Aku suka kontol kamu.. Gila besar sekali” puji Kiva dan setelah itu langsung saja mulutnya yang tipis mulai mendarat di batang kemaluanku.

    “Oohh.. ” aku merintih dan mnggelinjang saat mulut Kiva mulai melahap kontolku yang sudah mulai mengencang. Sesekali tangan yang lentik mengocok batang kemaluanku.

    “Aaow.. Sakit sayang” jeritku saat giginya mengenai kepala kontolku.

    Aku hanya menikmati jilatan, hisapan dan kuluman bibir Kiva yang tipis sembari aku menengok kebawah melihat Kiva yang lagi asyik mengoral kontolku. Duh alamak, ini gadis kok jago banget oral sex nya. Awas ya aku balas nanti kalo gadis itu sudah puas menghisap kontolku. Disaat aku membayangkan apa saja yang bakal aku lakukan dengan gadis kecil ini, tiba-tiba Kiva bangkit dari selangkanganku dan berdiri.

    “Mas. Kiva sudah nggak tahan.. Aku masukin ya?” tanya Kiva sambil melepas kontolku dari mulutnya.

    “Kiva, Mas tidak mau, jika kamu masih virgin,” aku berusaha jelaskan masalah prinsipku tentang keperawanan seseorang.

    “Mas, Kiva ingin banget.. Kiva sudah pernah lakukan kok sama pacarku” jelas Kiva tidak mau kalah.

    “Kamu serius..?’” tanyaku bingung.

    “Percaya sama Kiva Mas, aku sudah tidak virgin kok,” sambil berkata seperti itu, Kiva langsung berdiri diatas tubuhku. Tangannya yang lentik memegang kontolku yang berdiri kencang untuk diarahkan ke lubang memeknya

    Bless.., suara kontolku mengoyak memek Kiva.

    “Ughh, Mas..” kepala kontolku langsung membuka lubang sempit di selangkangan Kiva.

    “Gila, enak sekali punya Mas.. aakkh” Kiva menggerinjang sembari mulai berusaha memasukkan seluruh batang kemaluanku.

    Aku merasakan lubang surgawi milik Kiva sangat sempit sekali, sehingga aku merasakan sesuatu yang menjepit batang kemaluanku.

    “Mas.. mentok nih, gila banget.. padahal belum masuk semua..” rintih Kiva.

    “Gila Mas punya kamu panjang.. Eenaak Mas” rintih Kiva.

    Beberapa kali Kiva menggerakkan tubuhnya naik turun, tiba-tiba Kiva mulai mempercepat pergerakkannya diatas tubuhku yang naik turun.

    “Mass.. Kivaa.. Mau.. Daapett.. Maass..” rintih Kiva.

    Karena memang kontolku tidak bisa masuk seluruhnya (hanya menyisakan 2 cm saja), sambil bergerak naik turun tangan Kiva berusaha menahan tubuhnya dia tas dadaku.

    “Mas.. Aaampunn.. Akuu nggak tahan lagi..” rintih Kiva.

    “Mas.. Faiz.. Kiva kee.. luuaarr..” bersamaan dengan rintihan panjang Kiva sesuatu aku rasakan menyiram batang kemaluanku.

    Sssurr.., cairan yang terasa banyak membasahi selangkan aku.
    Tubuh Kiva langsung terkulai lemas dengan permainan tadi sehingga dia terlentang sambil menutup mata, merasakan sisa-sisa kenikmatan yang sudah diraihnya. Tanpa memberi nafas sedikitpun, aku mulai membungkuk di atas dada gadis yang masih belia ini.

    Dengan sentuhan yang penuh perasaan, lidahku mulai memainkan puntingnya yang masih mengencang besar. Aku berusaha membangkitkan gairah Kiva yang sudah mulai terkulai lemas.

    “Mas.. Kamu hebat.. Ughh,” pujian Kiva tidak sampai selesai karena gigiku yang nakal mulai menggigit punting Kiva dengan mesra.

    Aku membiarkan kedua tangannya menggapai kepalaku yang sedang asyik menikmati puntingnya yang kencang. Maklum, Kiva tergolong cewek yang tidak mempunyai payudara sehingga puntingnya lebih dominan.

    Semakin lama, mulutku yang liar mulai membalas perlakukan Kiva saat mencumbui aku sebelumnya. Sesekali tubuhnya yang kurus menggelinjang hebat saat aku mainkan pusar perutnya dengan lidahku, hal ini membuat kedua pahanya terbuka lebar.

    Kesempatan itu tidak aku sia-siakan, wajahku langsung menangkap bongkahan daging dengan rambut yang begitu halus. Dengan satu kali gerakan, kedua tanganku sudah bisa mengunci kedua pahanya diatas pundakku.

    “Mmas.. Gelii.. Ampun.. Ooohh,” Kiva hanya bisa merintih saat klitorisnya aku mainkan dengan lidahku. Sesekali aku mencium bau wangi bekas cairan Kiva yang sudah keluar saat permainan pertama.

    Dan hal itu menambah birahiku untuk melumat habis seluruh cairan yang mulai meleleh kembali dari lubang kewanitaanya. Sesekali pinggul Kiva yang mungil ikut terangkat keatas, mengikuti hisapan mulutku di selangkangannya. Beberapa saat kemudian..

    “Mas.. Ammpun.. Aku mau keluar laagi.. Mmass” kedua tangan Kiva membenamkan wajahku dalam-dalam diantara kedua pahanya. Bersamaan dengan itu pula cairan putih meleleh dengan deras dari ujung lubang kewanitaanya. Dengan sedikit liar, aku minum semua cairan yang keluar dan aku jilatin sampai bersih kembali tanpa ada cairan sedikitpun.

    “Capek sayang.. ” tanyaku.

    “Kamu benar-benar gila Mas.. Hebat banget kamu,” puji Kiva.

    Belum selesai dia memeujiku, aku langsung mengangkat tubuhnya yang langsing dan sedikit kurus. Sekali angkat tubuhnya langsung berhadapan dengan tubuhku, dengan cekatan kontolku aku tancapkan ke lubang memek Kiva,

    “Mmas.. Aduh.. Kamuu benar-benar nakal..,” kata Kiva manja.

    Kedua tangan Kiva menggelayut dileherku sedangkan kedua kakinya mengunci pinggulku, sehingga hal ini memudahkan kontolku menerobos masuk di lubang memeknya.

    “Slep.. Slep.. Slep.. ” terdengar kontolku bergerak keluar masuk lubang Kiva. Kedua tanganku menahan bongkahan pantat Kiva yang tidak begitu besar, untuk memudahkan pergerakan keluar masuk kontolku. Karena tubuh Kiva yang ringan memudahkan aku untuk berhubungan sambil menggendong Kiva.

    Posisi ini aku pertahankan sampai, Kiva orgasme yang ketiga kalinya.

    “Mass.. Aku.. Keluar lagi.. ” sambil berkata demikian Kiva berusaha mendekap tubuhku erat-erat sedangkan tubuhnya tidak bisa mendekat tubuhku karena memang terganjal kontolku yang panjang.

    Disaat tubuh Kiva turun dari gendonganku, aku sedikit mendorong tubuhnya untuk menghadap ke dinding. Sambil aku bisikan kata yang mesra di telinganya

    “Akan kuberikan semua kenikmatan malam ini” rayuku.

    “Mass..” desah Kiva.

    Kaki Kiva aku buka lebar, sehingga memudahkan aku untuk penetrasi melalui belakang.

    Bless.., batang kemaluanku kembali menghunjam lubang Kiva yang masih terengah-engah. Kedua tanganku memegang pinggul Kiva dari balakang, sehingga memudahkan aku untuk bergerak maju mundur. Kedua tangan Kiva menahan tubuhnya di dinding kamar.

    “Mas.. Eennakk sekali.. ” rintih Kiva.

    “Kamu memang.. Jagonya Mas.. Uuuhh,” berkali-kali Kiva merintah tetapi hal itu tidak menghentikan permainan aku yang semakin gila saja.

    Setelah puas dengan posisi seperti itu, dengan memeringkan tubuh Kiva yang masih berdiri, aku angkat kakinya satu sehingga aku bisa memasukkan kontolku dengan leluasa.

    Crek.. Crek.. Crekk.., suara kontolku yang sudah mulai dibasahi oleh cairan Kiva yang begitu banyak meleleh, sampai menetes di pahaku.

    “Mas.. Kamu.. Pandai sekali membuatku melayang.. Aaahh.. Uuuhh”

    “Sayaang.. Aku.. Nggaa.. Tahann..” untuk yang kesekian kalinya lubang kewanitaan Kiva mengucurkan cairan putih pekat dibatang kemaluanku.

    Setelah aku puas, akhirnya aku membopong tubuh Kiva dan meletakkan di pinggir ranjang. Kali ini aku melakuakn doggie style, aku semakin bergairah untuk bermain dengan beberapa variasi dalam bersetubuh.

    “Hekk..” muka Kiva dimasukan dalam-dalam diatas bantal ketika kontolku menghujam kesekian kalinya.

    “Oohh.. Kiva.. Punya kamu asyik banget..” puji aku.

    Sambil menggerakkan maju mundur tubuhku dibelakang tubuh Kiva, aku melihat jelas kucuran keringat dari tubuh kami berdua. Sampai akhirnya Kiva menjerit panjang dibarengi kedua tanganya meremas sprey hotel dengan kencang.

    “Mass.. Aaammppunn..” gigi Kiva menggigit bantal dengan kencang.

    “Aku juga mau keluar sayang.. Kiva..?” aku mendesah kenikmatan

    “Ooo Kiva.. Mau dikeluarin dimana.. aakhh,” aku bergerak semakin cepat memasukkan kontolku.

    “Di dalam aja sayang.. ” pinta Kiva.

    “Jangan aku nggak mau.. Cepet sayang aku sudah mau keluar nih..” desahku.

    “Kivaa.. Aaakhh” aku segera melepas kontolku dari lubang memek Kiva dan dengan seketika membalikkan badannya hingga mulutnya pas didepan kontolku.

    Bagaikan di film-film BF yang pernah aku lihat, Kiva langssung melumat habis kontolku.

    Crutt.. Crut.. Crut.., entah berapa kali semburan spermaku dalam mulut Kiva, aku hanya merasakan kenikmatan yang luar biasa.

    Semburan demi semburan, Kiva seperti tidak mempedulikan lagi. Gadis itu tetap mengocok, mengulum dan menghisap dalam-dalam kontolku. Terlihat jelas spermamu menetes kelaur dicelah bibirnya yang mungil dan belum sampai jatuh, lidahnya berusaha menjilat kembali.

    “Mmm.. Aku suka sekali sperma kamu Mas..” kata Kiva sambil menelan seluruh spermaku yang sudah keluar.

    Sambil menjilati sisa-sisa sperma yang masih menempel di batang kemaluanku,

    “Ma kasih Mas.. Kamu memberikan apa yang selama ini aku impikan” kata Kiva.

    “Selama ini pacarku tidak pernah memberikan ini semua, asal dia sudah keluar ya sudah tanpa harus mikirin aku” jelas Kiva.

    Malam itu kami tidur berpelukkan sampai pagi dengan keadaan telanjang bulat, aku sudah tidak ingat lagi berapa kali memberikan kepuasan terhadap Kiva. Akan tetapi yang membuat diriku bangga adalah, aku bisa memberikan kepuasan kepada pasanganku. Karena buat aku sex bukan milik pria seorang tetapi milik kedua pasangan yang melakukkannya.

    Paginya Kiva membangunkan aku tepat pukul 06.00

    “Mas.. anter aku ke terminal ya, aku harus balik nih,” pinta Kiva.

    “Oke, yuk kita segera bersiap-siap” ajakku.

    “Mas, kamu janji ya berikan aku seperti ini setiap aku mau,” kata Kiva.

    “Iya sayang, selama kamu mau.. Aku akan berikan” jawabku penuh harap.

    Sambil berkata demikian kita berdua menuju kamar mandi untuk mandi bersama. Dan di kamar mandi, untuk sekali lagi kita melakukan hubungan sex yang sangat fantastis di bawah guyuran shower. Dan entah berapa kali Kiva mereguk kenikmatan saat itu. Yang pasti hari itu begitu hebat permainan yang aku lakukan denagn Kiva.

    Setelah siap, aku check out dan meluncur kearah terminal Bungurasih.

    “Kamu hati-hati Kiva” sambil aku kecup keningnya.

    “Terima kasih Mas buat permainan semalam dan tadi pagi” kata Kiva berterima kasih.

    “Kamu memang luar biasa Mas” puji Kiva.

    Akhirnya tubuh Kiva yang semampai bergegas meninggalkan mobilku untuk menuju ke antrean bus menuju kota K. Lambaian tangannya berkali-kjali melambai seiring dengan tubuhnya yang hilang ditelan keramaian terminal.

    Hari ini menyisakan cerita yang maha dahsyat karena permainan sex aku yang bisa diterima oleh pasangan aku. Setelah hari itu, kita berdua sering saling calling, saling perhatian, saling share dan sering juga janjian untuk sekedar melepas kangen dan diakhiri dengan permainan sex.

    Kiva, salah satu teman chating aku yang sekarang entah kemana perginya. Semoga kamu bisa mengenang masa-masa indah kita saat berdua. Dan aku masih berharap kamu kembali datang di hari-hariku untuk mereguk kenikmatan bersama.

    Read more »
  • Cerita Sex - Seks Ngewe, Sama Atasan Kantor

    Siang itu aqu sudha berada di ruangan pak Chirs dengan gaya menungging celanaqu sudah turun ke bawah serta celana dalamku terlihat dari belakang pak chris sudah siap untuk menyentuhku walaupun masih dengan pakain kantor pak chris hanya mengeluarkan kontolnya lewat resletingnya, dia memegang pundakku dan berkata “ Nis kamu sudah siap kan” “heem pak” jawabku

    Dengan menyenggol nyenggolkan kontolnya , memekku terasa basah dan blesss kontol pak chris sudah masuk “ahhh ahhh” pak chirs mendorong dorong pantatnya “ahhh pakkkk hmmmm hmmm, bibirku aqu gigit merasakan nikmat yang luar biasa” ahhhh Uhhhh pakkk Nisa mau keluaarrr “ahhh aqu meronta ronta krna pak chris masih saja menyodokan kontolnya.

    Seks Ngewe, Sama Atasan Kantor

    cerita sex ngewe, cerita sex porn, cerita mesum terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita hot baru, seks indo, sex kantor, selingkuh kantor, sex atasan, sex bos, cerita perselingkuhan terbaru 2017, cerita perselingkuhan ibu rumah tangga 2017, cerita cerita perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan ibu 2017, cerita perselingkuhan di kantor 2017, cerita perselingkuhan sampai hamil 2017, cerita perselingkuhan tetangga 2017, cerita hubungan perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan terpanas 2017, cerita birahi perselingkuhan 2017,

    Seks Mesum, Sama Atasan Kantor

    Pak Chirs mempercepat gerakan pinggulnya supaya beliau juga bisa mendapat ejaqulasi bersamaan dengan orgasmeku.

    “aaahh ahhhhhh” Aqu mendengan beliau berteriak tertahan dengan tubuh bergetar, kontolnya ditancapkannya dalam- dalam pada liang senggamaqu.

    “Nisa…ss..saya…keluar …” bisiknya tertahan “yesss ouhhhh yeahhhhh”

    Aqu sendiri sedang sibuk menahan jeritan nikmatku smpai mukaqu berubah menjadi merah padam. crottt crotttt crottt… semprotan air mani pak Chirs yang hangat terasa memancar ke dalam rahimku yang saat itu sudah berisi janin berumur tiga bulan yang juga berasal dari benih beliau.

    cerita sex ngewe, cerita sex porn, cerita mesum terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita hot baru, seks indo, sex kantor, selingkuh kantor, sex atasan, sex bos, cerita perselingkuhan terbaru 2017, cerita perselingkuhan ibu rumah tangga 2017, cerita cerita perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan ibu 2017, cerita perselingkuhan di kantor 2017, cerita perselingkuhan sampai hamil 2017, cerita perselingkuhan tetangga 2017, cerita hubungan perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan terpanas 2017, cerita birahi perselingkuhan 2017,

    Seks Dewasa, Sama Atasan Kantor

    Setelah menenangkan diri smpai nafas kami tidak memburu lagi, pak Chirs kemudian mengambil tissue untuk membersihkan kemaluanku dan kemaluannya untuk kemudian membantuku memakai celanaqu lagi. Tanpa berciuman dulu krna akan membuat lipstikku berantakan, aqu melangkah ke luar dari ruangan beliau krna di luar sana sudah menunggu manajer penjualan yang akan menghadap beliau.

    Aqu memang sering diminta melayani Quickly Sex di ruang kerja beliau terutama di pagi hari, kami hanya membutuhkan 5 – 15 menit saja untuk mencapai orgasme dan ejaqulasi. Salah satu hal yang mengurangi kenyamananku adalah aqu harus menahan suara erangan nikmatku agar tidak kedengaran smpai keluar ruang kerja beliau.

    cerita sex ngewe, cerita sex porn, cerita mesum terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita hot baru, seks indo, sex kantor, selingkuh kantor, sex atasan, sex bos, cerita perselingkuhan terbaru 2017, cerita perselingkuhan ibu rumah tangga 2017, cerita cerita perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan ibu 2017, cerita perselingkuhan di kantor 2017, cerita perselingkuhan sampai hamil 2017, cerita perselingkuhan tetangga 2017, cerita hubungan perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan terpanas 2017, cerita birahi perselingkuhan 2017,

    Seks Ngentot, Sama Atasan Kantor

    Aqu bukanlah satu-satunya karyawan wanita yang beliau tiduri, tapi hanya aqu yang beliau minta untuk melayani Quickly Sex di kantor. Namaqu Nisa, umurku saat kejadian ini adalah 34 tahun, statusku sudah menikah dengan satu orang anak.

    Aqu bekerja di sebuah perusahaan di M* sebagai staf purchasing merangkap sekretaris untuk pak Chirs. Sebelumnya aqu adalah staf administrasi biasa, tapi atas permintaan pak Chirs aqu kemudian dipromosikan menjadi staf purchasing sekaligus melaqukan fungsi- fungsi kesekretariatan terbatas.

    Pak Chirs merupakan direktur pengelola perusahaan yang juga merupakan pemilik perusahaan. Beliau merupakan orang yang sangat simpatik, penyabar dan telaten dalam mengajari anak buahnya agar bisa membantunya.

    cerita sex ngewe, cerita sex porn, cerita mesum terbaru, cerita dewasa selingkuh, cerita hot baru, seks indo, sex kantor, selingkuh kantor, sex atasan, sex bos, cerita perselingkuhan terbaru 2017, cerita perselingkuhan ibu rumah tangga 2017, cerita cerita perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan ibu 2017, cerita perselingkuhan di kantor 2017, cerita perselingkuhan sampai hamil 2017, cerita perselingkuhan tetangga 2017, cerita hubungan perselingkuhan 2017, cerita perselingkuhan terpanas 2017, cerita birahi perselingkuhan 2017,

    Seks Ngewe, Sama Atasan Kantor

    Pada waktu pertama kali aqu ditempatkan di bawah beliau untuk menggantikan sekretarisnya yang mengundurkan diri krna menikah, aqu merasa sangat taqut sehingga sering sekali berbuat salah. Tetapi beliau tetap mempercayaiku malah pada tahun awal tahun ini beliau mempromosikan aqu sehingga gajiku naik hampir dua kali lipat.

    Walaupun aqu sekarang sudah lebih kenal dengan pak Chirs, tapi tetap saja aqu sering merasa tidak terlalu nyaman kalau harus menghadap beliau. Salah satu yang membuatku kurang nyaman adalah tatapan mata beliau yang sangat tajam dan kadang-kadang aqu merasa seperti sedang ditelanjangi.

    Ada satu perubahan yang aqu alami sejak mendapat promosi yaitu aqu berusaha tampil lebih menarik setiap hari untuk pak Chirs, aqu tak tahu apa alasan pastinya dari keputusanku ini.

    Pada suatu hari pak Chirs menugaskanku untuk mengikuti seminar dan workshop yang diadakan di sebuah hotel di daerah Jatinangor, tentu saja materinya sangat sesuai dengan pekerjaan dan bidang usaha perusahaan kami.

    Selain seminar dan workshop yang aqu ikuti, di hotel yang sama ternyata ada acara lainnya diselenggarakan oleh salah satu pelanggan terbesar kami. Pak Chirs memutuskan untuk ikut acara ini untuk sekalian bertemu dengan para pengambil keputusan dari perusahaan pelanggan kami tersebut.

    Oleh krna lokasi penyelenggaraan yang sama, otomatis kami mejadi sering bertemu terutama pada saat makan siang atau coffee break. Tentu saja sebagai staf biasa aqu hanya berani menyapa beliau saja, tidak lebih dari itu.

    Tapi ternyata pak Chirs malah yang mulai mengajakku mengobrol, awalnya obrolan biasa seputar pekerjaan di kantor dan materi seminar, tapi akhirnya topiknya meluas ke hal-hal yang lebih bersifat pribadi. cerita bokep terbaru

    Hari ini seminar dan workshop memasuki hari terakhir tetapi materinya sudah tidak ada yang baru sama sekali krna acaranya berupa presentasi dari perusahaan- perusahaan yang menjadi sponsor penyelenggaraan seminar ini.

    Pada saat coffee break pagi pak Chirs mengajakku untuk jalan-jalan saja meninggalkan acara seminar lebih awal krna beliaupun sudah tidak ada acara lagi.

    “Tapi suami Nisa nanti sore akan jemput pa, rencananya kami akan sama-sama dari sini menengok saudara di Su*” Kataqu yang kebingungan dengan ajakannya antara tidak berani menolak dengan taqut dicurigai suamiku yang lumayan cemburuan kalau nanti tidak jadi ikut ke Su*.

    “Habis jalan-jalan saya bisa anterin Nisa balik lagi ke sini, jadi tetap bisa ikut ke Su* dengan suami kamu” Beliau coba menjelaskan “Memangnya kita mau ke mana pa ?” Aqu kembali bertanya

    “Saya ingin ngajak Nisa ke Songgo* Bat* untuk berendam di sana, sambil refresing sebentar biar besok segar lagi waktu mulai ngantor”

    “Hmmmm…asyik juga, tapi Nisa ga bawa baju renang” Aqu jadi tertarik dengan tawaran beliau.

    “Saya juga tidak bawa celana renang kok … kita berendam air panasnya tidak di kolam renang, tapi di kolam rendam yang kita sewa sendiri sehingga kita bisa bebas berendam pake baju dalam atau telanjang sekalian”

    Katanya sambil tertawa “Boleh juga tuh … Nisa mau deh ikut, tapi bapa nanti bener-bener balikin Nisa ke sini lagi ya ?”

    Aqu akhirnya setuju dengan ajakan beliau dan tidak terlalu memikirkan pakai apa nanti berendamnya. Aqu mau mengikuti ajakan beliau krna kesempatan ini jarang sekali bisa didapat oleh staff biasa seperti aqu, sebagai boss dan pemilik perusahaan beliau lebih banyak berinteraksi dengan level manajer atau sedikitnya supervisor.

    Hanya saja posisiku sebagai staff purchasing sehari-hari sering ditempatkan juga sebagai sekretarisnya untuk beberapa urusan administrasi. Aqu berharap dengan banyak kesempatan berbicara dengan bossku ini, aqu bisa lebih mengenal keinginan beliau yang mudah- mudahan bisa memperlancar pekerjaan dan karirku di perusahaan.

    Walaupun begitu aqu juga punya sedikit rasa khawatir, apakah bossku ini punya agenda lain dengan mengajakku jalan-jalan ke tempat wisata dengan hanya berdua saja. Kemungkinannya bisa saja memang krna hanya ingin bersenang-senang dengan mengajak aqu, tapi bukan tidak mungkin juga aqu akan diajak menemaninya tidur.

    Kemungkinan kedua lebih mungkin terjadi krna pak Chirs mengajakku untuk menyewa kamar kolam sendiri yang katanya berendam sambil telanjangpun bisa.

    Apakah itu bukan berarti beliau secara halus mengajak aqu “ngamar” ?

    Sekejap ada perasaan bangga seandainya beliau memang ingin mengajakku “ngamar” berarti aqu yang staf biasa ini cukup menarik bagi beliau apalagi aqu sudah tidak muda lagi dan bukan gadis perawan.

    Kalaupun benar aqu akan diajaknya berhubungan badan saat di Bat* nanti, apa yang harus kulaqukan ? Kalau aqu menolaknya pasti akan membuat beliau marah besar, sedangkan kalau menurutinya ajakannya apakah aqu sanggup memenuhinya harapannya ? Apakah beliau juga akan tetap marah krna tidak puas dengan pelayananku walaupun sudah aqu turuti keinginannya untuk bersetubuh ?

    Apakah setelah melihat bentuk tubuhku dalam keadaan telanjang bulat, apakah beliau masih “berselera” terhadapku ? Begitu banyak pertanyaan yang tidak bisa aqu jawab sehingga akhirnya kuputuskan akan pasrah saja kalau ternyata pak Chirs mengajakku berhubungan badan krna sekarang sudah terlanjur pergi bersamanya.

    Anehnya saat itu aqu sama sekali tidak mempertimbangkan statusku sebagai seorang istri atau bossku yang juga sudah berkeluarga. Aqu hanya masih menyimpan harapan semoga pak Chirs tidak mengajakku bersetubuh dan benar- benar hanya ingin ditemani berjalan-jalan dan berendam di air panas.

    Akhirnya kami smpai di Bat*, kami tidak langsung pergi ke areal pemandian air panas, tetapi mampir dulu ke sebuah rumah makan untuk makan siang walaupun saat itu masih kepagian. Di sana kami memilih tempat makan lesehan di atas kolam yang lumayan romantis untuk orang yang datangnya berpasangan.

    Sebagai bawahannya aqupun melayani beliau untuk lebih nyaman menyantap pesanan kami. Banyak hal yang kami obrolkan, terutama keingin tahuan beliau mengenai keluargaqu dan juga pengalamanku sebelum bekerja di tempat yang sekarang.

    Aqu tidak banyak berani bertanya banyak kalau mengenai latar belakang beliau kecuali beliau memang sedang menceritakannnya. Obrolan ini terus berlanjut walaupun makanan telah habis, sehingga aqu mulai merasa lebih akrab dengan beliau. Kami kembali melanjutkan perjalanan menuju areal pemandian air panas di Song*.

    Hatiku berdebar dengan kencang ketika pak Chirs membelokkan mobilnya memasuki halaman salah satu motel di sana yang mempunyai halaman cukup luas. Dari jendela mobil beliau kemudian melaqukan booking kamar pada beberapa room boy yang sepertinya memang menunggu tamu di gerbang pintu motel.

    Aqu mulai merasa gelisah krna dari pendengaranku, beliau hanya memesan satu kamar saja yang artinya apakah aqu akan satu kamar dengan dia berendamnya ? Room boy yang diajak bicara oleh pak Chirs masuk ke dalam front office untuk mengambil kunci kamar yang dipesan, kemudian memberikan isyarat agar kami mengikutinya.

    Pak Chirs memesan kamar yang paling besar di sana, jadi aqu mulai berharap mungkin di dalamnya ada lebih dari satu kamar rendam yang terpisah.

    Setelah memarkirkan mobilnya di car port depan kamar, pak Chirs mengajakku turun dan masuk ke dalam kamar sambil membereskan pembayaran kamarnya. Ya ampun …. Kamar itu memang besar dan luas tetapi tetap saja hanya mempunyai satu kamar rendam dan juga ada tempat tidurnya.

    Aqu mulai gemetar krna kekhawatiranku mulai mendekati kenyataan yaitu aqu hanya berdua dengan pak Chirs di sebuah kamar motel yang jauh dari rumah.

    “Mau langsung berendam atau istirahat dulu ?” Tiba-tiba bossku bertanya “I…i..istirahat aja dulu, Nisa mau istirahat dulu” Jawabku agak tersendat, aqu pikir dengan meminta istirahat dulu aqu bisa menunda untuk berendam air panas.

    Siapa tahu kalau pak Chirs mau berendam duluan sehingga kalaupun aqu dipaksa berendam bisa setelah pak Chirs selesai. Lagi pula kamar ini mempunyai dua ranjang besar, sehingga aqu bisa menghindar untuk tidak satu tempat tidur dengan beliau.

    “Kalau begitu kita istirahat barengan aja dulu, baru nanti berendam bareng juga” Kata pak Chirs sambil mulai melepas sepatu lalu membuka bajunya satu persatu smpai bertelanjang bulat di depanku begitu saja. “Lho … kamu juga buka baju dong, biar nanti tinggal langsung berendam dan baju kita tidak kusut”

    “Nisa ti..ti..dak berani pak …” Jawabku sambil tertunduk dengan badan yang sudah menggigil. Aqu sekarang benar-benar yakin bahwa pak Chirs memang berniat meniduriku di sini, bukan hanya sekedar ingin mengajak berendam di air panas saja.

    “Kalau begitu saya bantuin ya …” Kata bossku sambil mendekat dan mulai membuka kancing kemeja atasku satu persatu.

    “Ja..ja..ngan pa…” aqu merintih pelan krna mulai merasa tidak berdaya “Jangan kenapa ?” Tanya bossku lagi, walaupun dengan suara biasa tapi terasa sangat mengintimidasi “Ma…maksudnya …e..ehh … Biar Nisa aja yang buka sendiri …”

    Akhirnya aqu merasa harus menyerah dan pasrah pada situasi di mana pak Chirs kelihatannya sudah tidak ingin dibantah lagi. Dengan tangan gemetar aqu membuka bajuku satu persatu smpai akhirnya tinggal memakai BH dan celana dalam lalu berdiri mematung dengan kepala tertunduk di depan pak Chirs yang dari tadi melihatku membuka baju.

    Kemaluanku walaupun masih tertutup celana dalam kucoba ditutup dengan tangan kananku, sedangkan tangan kiriku aqu silangkan untuk menutupi dadaqu. “Buka juga dong BH dan celana dalamnya” “Nisa malu sama bapa …”

    “Malu kenapa ? Hanya ada kita berdua kok di dalam sini dan saya kan udah telanjang juga” Akhirnya aqu menuruti juga kemauan beliau dengan melepaskan “pertahanan terakhirku” yang membuat kami sama- sama telanjang bulat sekarang.

    Walaupun sepanjang jalan tadi aqu sudah mempersiapkan diri untuk terjadinya peristiwa ini, tapi tetap saja aqu sangat ketaqutan saat mengalaminya langsung. Tanpa terasa air mata mulai menggenang di mataqu, tapi aqu tidak berani sama sekali bersuara taqut akan membuat suasana makin runyam. Tanganku aqu silangkan di depan tubuh dengan kedua telapak tangan menutup kemaluanku sedangkan lengan bagian atasku dipakai menutupi dadaqu setidaknya putting susuku.

    Pak Chirs sekarang berdiri tepat di depanku dengan tubuh tinggi besarnya hampir menempel padaqu. Kontolnya yang hitam kemerahan sudah berdiri tegak dan menempel diperutku. Kedua tangannya kemudian meraih tanganku dan melingkarkannya ke belakang tubuhnya sehingga aqu jadi memeluk beliau di bagian pinggang.

    Daguku lalu diangkatnya dengan tanggannya smpai wajah kami berdekatan lalu beliau mencium bibirku dengan lembut sambil diberi sedikit hisapan-hisapan dan kecupan. Aqu belum bisa bereaksi sama sekali saat itu selain mencoba memejamkan mata dengan air mata yang terus berlinang.

    Dengan sabar pak Chirs menciumku berkali kali smpai akhirnya tanpa terasa aqu mulai membuka bibirku yang tipis dan langsung dimanfaatkan oleh beliau untuk memasukkan lidahnya ke dalam rongga mulutku.

    Mmmmpphhhhh ….hhheehhhh….mmmmppphhhh …” Aqu mulai berdesah sebagai reaksi atas ciuman pak Chirs yang semakin gencar dengan permainan lidahnya dan mulai mencairkan keteganganku. Tangan kirinya digunakan untuk memeluk tubuhku sedangkan tangan kanannya memegang tengkukku.

    Tanpa kusadari tanganku yang melingkari pinggangnya mulai kugunakan untuk memeluk pak Chirs sehingga tubuh kami sekarang saling merapat, kulit bertemu kulit.

    Kurasakan kemaluanku bergesekan dengan pahanya yang berbulu sedangkan kontol pak Chirs bergesekan dengan perut dan payudaraqu. Gesekan demi gesekan mulai membangkitkan gairahku sekaligus juga keberanianku untuk mulai menyambut aksi beliau.

    Kemaluanku terasa mulai lembab ……………. Pak Chirs kelihatannya juga merasakan kemaluanku yang mulai lembab dari gesekan dengan pahanya sehingga beliau mulai lebih intensif menggerak-gerakan pahanya pada kemaluanku.

    Aqu meresponnya dengan merenggangkan pahaqu sehingga seluruh kemaluanku sekarang bisa bergesekan dengan paha pak Chirs.

    “Aahhhhhhhhhh …..geli paaa…” Desahku saat pak Chirs mengalihkan ciumannya ke telinga dan leher kiriku

    “Ohhhhh….oohhhh …. Ohhhh ….ohhh….paaaa….ohhhh…” suara desahanku makin tidak terkendali saat pak Chirs mulai meremas-remas payudara kecilku dengan tangan kanannya.

    Tiba-tiba pak Chirs berlutut di depanku dan bibirnya langsung memangut putting susuku untuk dihisap-hisapnya, sedangkan tangan kanannya sekarang mengelus-elus kemaluanku.

    “Bapaaaa…oohhhhhh…..paaa….Nisa akan diapain ….ohhhhh…..” aqu terus mendesah hampir tidak berhenti. “Ouchhhhhh…..hhhhh….shhhh… shhhh.shhhhhh”

    Hanya Nisasan yang bisa kukeluarkan saat pak Chirs memasukkan jarinya ke dalam liang senggamaqu lalu mengocoknya dengan cepat.

    Pelan-pelan kemaluanku mulai becek dikrnakan menerima rangsangan- rasangan yang pak Chirs berikan padaqu. Rasa taqutku sudah hilang sama sekali demikian juga kekhawatiran akan mengecewakan beliau krna ternyata aqu terus “digarapnya” walaupun smpai saat ini aqu masih bersikap pasif.

    Setelah lubang senggamaqu semakin becek dan merekah, pak Chirs lalu berdiri lagi dan dengan perlahan-lahan menekuk kakinya sehingga sekarang kontolnya ada di depan vaginaqu. Aqu mengerti maksudnya yang akan menyetubuhiku dalam posisi berdiri, tapi aqu belum pernah melaqukannya selama aqu menikah dengan suamiku.

    Jadi aqu mencoba membantu beliau dengan merenggangkan kakiku sambil memajukan kemaluanku agar liang senggamanya lebih mengarah kedepan. Ternyata upayaqu yang hanya berdasakan naluri itu cukup berhasil, kurasakan kepala kontol beliau sudah ada di depan liang senggamaqu sambil berputar-putar mencari posisi yang tepat untuk masuk.

    BLESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS …. Kontol pak Chirs akhirnya masuk dengan mulus kedalam liang senggamaqu.

    “UUUUUUUHHHHHHHHHHHHHHHHHHH……….. ” Tanpa bisa ditahan lagi aqu mengeluarkan suara lenguhan keras saking nikmatnya. Setelah seluruh batang kontolnya masuk, pak Chirs memelukku dengan kedua telapak tangannya pada buah pantatku.

    Kemudian dengan perlahan-lahan dia meluruskan kakinya sehingga secara otomatis aqu terangkat ke atas oleh dorongan kontolnya pada kemaluanku seperti sate dengan tusuknya. “Ohhhhhhhh….Nisa taqut jatuh paa ….”

    Sambil melenguh nikmat aqu juga merasa taqut akan jatuh krna hanya tubuhku diangkat hanya oleh kekuatan otot kontolnya saja.

    “Belitkan kedua kaki kamu ke pinggang saya sebagai pengait supaya tidak mudah jatuh” Perintahnya Aqu segera mengaitkan kakiku melingkari pinggangnya dan tanganku memeluk lehernya, sedangkan kepalaqu aqu sandarkan pada bahu beliau.

    Setelah beliau yakin aqu menempel dengan benar pada tubuhnya, dia lalu mulai menggerak-gerakkan pantatnya maju mundur.

    “Ohhhhh….ohhhhh….ohhhhh… ohhhh….bapppaaa..aaahhhh…o hhhh….ohhhh….ohhh…paaa…enaaak” Pak Chirs menyetubuhiku yang digendong dalam pangkuannya sambil berjalan keliling ruangan.

    Bersetubuh seperti ini benar-benar tidak pernah terpikir olehku dan tidak pernah terbayangkan akan aqu alami krna suamiku hanya melaqukan hal-hal yang biasa saja. Walaupun pergerakan kontol pak Chirs sangat terbatas, tapi posisi kontolnya yang tegak dan tertekan oleh berat tubuhku sendiri membuat terasa sangat nikmat seolah-olah menembus smpai jantungku.
    “Ohhhh…ohhhhh….ohhh….ohhhh….ohhh..” aqu terus mendesah mengikuti gerakan bossku Tak berapa lama kemudian pak Chirs menyandarkanku ke dinding kamar dan mulai menggenjot kontolnya dengan lebih cepat krna beban dari berat tubuhku sudah tertahan sebagian oleh dinding kamar.
    “Addduddduuuuhhhhh… ohhhhh….ohhhhh…..ohhhh… ouchhhh… ..aahhhh….ohhhh…” desahanku semakin menjadi-jadi. “AAAAAAAAAAAARRRRRRRHHHHHHHHHHH HHH……………….”

    Akhirnya aqu mengerang nikmat dengan keras saat orgasmeku datang. Pak Chirs menurunkan intensitas genjotan kontolnya untuk memberikan kesempatan padaqu menikmati orgasmeku.

    “Adduuuuuhhhh…. Enak sekali paaaa” Bisikku di telinga beliau

    “Kita sekarang main di ranjang ya sayang … Saya belum keluar…bantu saya ya sayang” Balas pak Chirs dengan lembut. Aqu hanya bisa mengangguk pelan krna seluruh tenagaqu seolah-olah telah tersedot habis oleh orgasme tadi.

    Pak Chirs kemudian menurunkanku smpai kakiku bisa menapak ke lantai sebelum kemudian melepaskan kontolnya dari kemaluanku. Kontolnya kelihatan sekali masih keras dan tegak walaupun sekarang warnanya lebih kemerahan dibandingkan sebelumnya.

    Kemudian aqu dibopongnya ke ranjang. “Uhhhhhhh….” Aqu kembali mendesah saat beliau melepaskan kontolnya dari kemaluanku. Di tempat tidur aqu hanya bisa tergolek lemas, tapi aqu masih ingat permohonan beliau yang ingin dibantu untuk bisa berejaqulasi olehku.

    Oleh krna itu kucoba mengangkangkan kakiku agar menjadi isyarat bahwa aqu masih siap menyambut lagi beliau supaya mencapai ejaqulasi. Aqu gosok-gosokkan tanganku pada kemaluanku supaya tetap merekah dan basah. Pak Chirs lalu naik ke ranjang sambil mengocok-ngocok kontolnya smpai ke dekat kemaluanku dan langsung memasukkannya lagi ke dalam liang senggamaqu.

    BLESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS ……………. “AAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHH HHHHHHHH……” Kontol pak Chirs benar- benar bisa mendatangkan kenikmatan bagiku walaupun aqu lihat tidak terlalu besar atau panjang ukurannya.

    “Euuhhhhh….euhhhhh…euhhhh….euhhhh… euhhhh…” aqu terus melenguh saat pak Chirs mulai memompakan kontolnya dari atas tubuhku.
    “Ooooohhhh…ohhhhh….bapppaaa….teruss… paaa…auhhhhh…a aaahhh” aqu meracau Pak Chirs memompa semakin kencang dan kemaluanku semakin basah bahkan mulai banjir mengalir keluar. CROK…CROK ….CROK ….CROK ….CROK …. Kudengar suara kontol pak Chirs yang menembus kemaluanku yang sudah sangat basah “Ohhhhh…ohhhh….paaaaa….Nisa mauuu dapet lagiiii….ooohhhh”

    Aqu beranikan untuk melingkarkan kakiku pada pantanya beliau untuk membantu tekanan saat memompa kontolnya. “AAAAAAARRRRRRRRRRRRRRKKKKKKKKKKK KKKKHHHHHHHHHHHH …..”

    Aqu kembali mengerang saat orgasme keduaqu datang Aqu coba menekan kakiku yang melilit pantat beliau supaya bisa menikmati orgasmeku tapi rupanya beliau juga sedang menunggu ejaqulasinya yang sudah dekat.

    “Nisaeee….saya akan semprotkan di dalam….AHHH…AHHH…AHHH… ahhh….ahhhh….ahhh” Teriak beliau sedikit tertahan SRRROOOOOT …..SROOOOOT ….SROOOOTTTT….srrrt ….srrrt….srrrt … kurasakan semprotan air mani bossku yang sedang menaburkan benihnya di rahimku. “Ahhhhhhhhhhhhh…..” Pak Chirs mendesah lega setelah semua air maninya keluar.

    Kami lalu berciuman dan berpelukan dengan mesra seperti sepasang kekasih bukannya boss besar dengan karyawan level bawahnya. “Kamu bisa menikmatinya sayang ?” Tanya pak Chirs dengan lembut membuka percakapan dengan tetap menindihku dan tanpa menarik kontolnya dari kemaluanku.

    “Bisa pa, enak sekali malah… asalnya Nisa taqut sekali…tapi kalau tau bakal enak kayak ini Nisa udah mau dari dulu- dulunya” Cerocosku panjang lebar “Emangnya kamu ga apa-apa saya setubuhi ?” Pak Chirs keheranan dengan jawabanku

    “Bagi orang seperti Nisa, bapa udah milih Nisa untuk disetubuhi saja rasanya udah gimana gitu ….” Jelasku “Sebenernya waktu bapa ngajak Nisa ke Songgo* buat sewa kamar rendam, Nisa udah merasa pasti ujung-ujungnya bakal diajak bersetubuh” Sambungku sambil tanganku membersihkan noda lipstikku yang menempel di pipi dan sekitar bibir beliau

    “Nisa ngerti lah kalau orang yang udah gede mandi bareng bakal ngapain …”

    “Jadi waktu Nisa iyain, itu artinya sudah termasuk kesediaan Nisa disetubuhin bapa” Kataqu agak manja
    “Kalau Nisa masih perawan mungkin bisa lain ceritanya atau mungkin juga tetep sama”.

    “Malah yang Nisa paling taqutkan bukan disetubuhinya, tapi taqut tidak bisa memuaskan bapa atau membuat bapa marah” Sambungku

    “Nisa tidak tahu, orang-orang gede seperti bapa itu maunya apa kalau lagi bersetubuh”

    “Kalau orang-orang kecil seperti suaminya Nisa mah gampang sekali nebak maunya” Aqu masih nyerocos “Nisa tinggal ngangkang dia langsung tembak, selesai … mmmmpppphhhhhh”.

    Pak Chirs hanya tersenyum lalu mencium bibirku untuk menghentikan omonganku yang menggelontor hampir tidak berhenti. Kami kembali berciuman mesra dengan memainkan lidah masing-masing dari cara menciumnya aqu bisa belajar ciuman yang dalam dan membangkitkan gairah.

    Selama ini aqu hanya berciuman dengan suamiku hanya mengadukan bibir saja dan paling banter seperti bertukar ludah. “mmmmmmpppphhhhhhh….ahhhh… mpppppphhhhhhh…… ohhhhhh… ..mpppphhhh” Saat berciuman aqu tidak bisa menahan desahanku krna kontol pak Chirs walaupun sudah tidak sekeras sebelumnya kurasakan berkedut-kedut di dalam liang senggamaqu sehingga menimbulkan rasa geli yang nikmat.

    Aqu kemudian membalasnya dengan menggerakkan otot kemaluanku untuk meremas-remas kontolnya dengan gemas sambil tanganku menekan-nekan pantatnya.

    “Ahhhhhh….” Desahku saat pak Chirs mencabut kontolnya dari kemaluanku dan berbaring di sampingku.

    Aqu mencoba memberanikan diri merebahkan kepalaqu di dadanya berharap beliau bersedia memelukku, ternyata beliau menyambutku dengan mesra, bukan hanya membalas pelukanku tetapi juga membelai- belai tubuh dan rambutku.

    Bossku itu juga minta aqu merapikan bulu kemaluanku krna beliau lebih senang bulu yang rapi tipis dan minta waktu nanti kami bersetubuh lagi sudah berubah. Walaupun suamiku sebenarnya lebih suka kemaluanku berbulu lebat, tapi aqu memilih akan menuruti kemauan pak Chirs saja dan aqu akan cari alasan untuk suamiku.

    Apalagi dari kata-katanya itu artinya beliau mau mengajakku bersetubuh lagi di lain waktu yang membuat hatiku semakin berbunga-bunga. Setelah cukup beristirahat, kami lalu mandi berendam bareng di bak air panas yang tersedia di kamar mandi hotel.

    Kami berendam sambil berpelukan, pak Chirs memelukku dari belakang sehingga tangannya bisa memeluk sambil memainkan kemaluanku, meremas-remas payudaraqu dan memainkan putting susunya.

    “Geli paaa….ohhhhh…hhhhhh ….shhhhhhhhh” Aqu mulai mendesah dan menNisas saat pak Chirs menciumi leher dan kupingku sedangkan jarinya mulai dikeluarmasukkan ke dalam liang senggamaqu yang terendam air. Tanpa sadar badanku mulai menggeliat- geliat krna rangsangan yang dilaqukan beliau.

    Aqu juga merasakan kontol bossku itu mulai mengeras di belakang punggungku sehingga membuatku semakin terangsang. “Ohhhhhh….bapaaa…Nisa pengen disetubuhi lagi…shhhhhhh” Aqu memberanikan diri meminta beliau menuntaskan berahiku yang sudah smpai keubun-ubun.

    Beliau lalu mencabut jarinya dari liang senggamaqu dan mengangkat pantatku sedikit sehingga kontolnya bisa diarahkan pada kemaluanku dari arah belakang. BLESSSSSSSSS ………..

    “OOOOOOOOOHHHHHHHHHHHHHHHHHH ………………..nikmat sekali paaa” Erangku menyambut masuknya kontol beliau ke dalam tubuhku. “Euhhhhh….euhhhhh…euhhhh…euhhhhhh… euhhhh” Aqu coba berinisiatif menggerak- gerakkan tubuhku naik turun di dalam air sambil berpegangan pada pinggir bak.

    Gerakan naik turunku menimbulkan gelombang pada air bak yang makin lama semakin bergolak tak teratur seperti juga gairah kenikmatanku yang terus semakin bergelombang naik. “Heeeehhhhhh ….Heehhhhh ….Heeehhhhh ….Heeehhhhh…” aqu mencoba menaikkan tempo gerakanku tapi tetap saja hambatan air membuat gerakanku seperti gerakan slow motion di filem-filem.

    Pak Chirs mengimbangi gerakanku dengan menaik turunkan pinggulnya sedangkan tangan kanannya semakin gencar meremas- remas payudaraqu dari arah belakang dan tangan kirinya memainkan kelentitku.

    “Oooohhhh ….ohhhh….ohhhhh….ohhhh….ohhhh…..ohhhhh ” Gerakanku semakin liar dengan rangsangan dari beliau “AAAKEEEE DAPEETTTTT LAGI …..OHHHHHHHHHHHHHH” Aqu menjerit saat mendapat orgasme pertama di dalam air.

    Aqu berhenti menggerakkan tubuhku untuk menikmati gelombang orgasmeku yang luar biasa bagiku dengan nafas agak tersenggal- senggal. Pak Chirs masih menggerak-gerakkan pinggulnya sehingga kontolnya tetap naik turun di dalam liang senggamaqu, tangannya di silangkan di dadaqu sambil meremas kedua payudaraqu dengan lembut.

    Bibirnya yang hangat kurasakan menciumi tengkuk dan punggungku berulang ulang melengkapi kenikmatan yang kurasakan. Pak Chirs memintaqu memutarkan badan supaya posisi kami menjadi saling berhadapan dengan kontolnya masih ada dalam kemaluanku. Kami berciuman sambil aqu memeluknya, sedangkan tangan beliau memegang kedua buah pantatku sambil tetap menaik turunkan pinggulnya.

    Pelan-pelan gairahku timbul kembali dan mulai mengimbangi gerakan pinggulnya dengan menggerakkan pinggulku sendiri naik dan turun.

    “Ahhhh ….Mmmmmppphhhhhhh…… oohhhhhhh…..mmppppphhhh…” Kami meneruskan bersetubuh sambil terus berciuman. Makin lama ciuman kami makin panas, bibir kami saling melumat dan permainan lidah yang semakin liar.

    Gerakan kontol pak Chirs semakin kasar, kontolnya dengan keras menyodok-nyodok ke dalam liang senggamaqu sedangkan pantatku ditekannya kebawah oleh tangan beliau.

    “Ohhhhhh ….ohhhhh….ohhhhhh….paaaa….ohhhhh…. baapaaaa….aduuuh hhhh…” Aqu hanya bisa mengerang nikmat tanpa berbuat apa-apa krna pak Chirs mengambil alih kendali.

    “Nisaeee…. Saya mau keluarrrrrr” pak Chirs mengerang Aqu rasakan tubuh pak Chirs bergetar keras sedangkan kontolnya berdenyut- denyut dengan tidak kalah kerasnya. SROOOOOOTTT …SROOOTTT…….SROOOTTTT … semprotan demi semprotan air mani bossku kembali membanjiri rahimku “

    A..a..aahhhh..a..a..aahhhh…” pak Chirs mengerang tertahan Walaupun aqu tidak mendapat orgasme lagi yang berbarengan dengan ejaqulasinya pak Chirs, aqu tetap merasa puas krna sudah mendapat orgasmeku tadi.

    Aqu lalu menciumi dan membelai-belai wajah bossku yang terlihat cukup kelelahan setelah bersetubuh denganku di air panas. Otot-otot liang senggamaqu kembali aqu kontraksikan untuk memijat-mijat kontol pak Chirs yang juga sedang kelelahan di dalam tubuhku. Bossku itu kelihatannya sangat suka dengan apa yang aqu laqukan, beliau lalu membalas ciumanku dan memelukku dengan mesranya.

    Beliau kemudian menciumi seluruh wajahku, leherku dan payudaraqu serta menghisap- hisap putingnya sambil mengucapkan kepuasannya bersetubuh denganku. Sebagai wanita tentu saja aqu merasa bangga bisa memuaskan beliau yang merupakan bossku sehari-hari walaupun sebenarnya aqu juga sangat puas krna mendapat kenikmatan yang lebih tinggi dari yang aqu biasa dapat kalau berhubungan badan dengan suamiku sendiri.

    Dengan posisiku tetap “menunggangi” beliau kami mengobrolkan berbagai hal, mulai dari pekerjaan smpai yang berkaitan kehidupan pribadi masing-masing, tentu saja sambil diselingi berciuman mesra. Pak Chirs sempat bertanya apakah aqu pake pengaman, waktu aqu balas dengan pertanyaan kenapa baru bertanya sekarang padahal beliau sudah dua kali menebar benihnya ? Beliau menjawab sambil tertawa bahwa krna aqu sudah punya suami maka dia tidak terlalu khawatir kalau aqu jadi hamil krnanya.

    Aqu memang sekarang memakai IUD sebagai pengaman krna belum merencanakan punya anak lagi. Kemudian iseng-iseng beliau aqu tanya, kalau aqu lepas IUDnya apakah dia mau menghamili aqu ? Jawabannya cukup mengagetkan tapi sangat menyenangkanku krna beliau bersedia “menyumbang” benihnya tetapi tidak mau menikahiku. Tetapi beliau bersedia berkomitmen untuk membantu biaya “anak biologisnya” itu.

    Setelah selesai berendam, kami lalu membersihkan badan dan berpakaian lagi untuk bersiap-siap pulang krna suamiku sudah akan menjemputku di tempat seminar tadi. Di tengah perjalanan pak Chirs memintaqu melaqukan oral seks, krna aqu belum pernah melaqukannya beliau lalu membimbingku mengenai cara melaqukannya.

    Sesmpainya di tempat parkiran tempat seminar, pak Chirs belum juga berejaqulasi yang memaksaqu untuk lebih agresif mengemut kontolnya. Akhirnya beliau bisa ejaqulasi dan memintaqu meminum seluruh air maninya smpai habis.

    Ternyata suamiku juga sudah ada ditempat parkiran menjemputku sehingga membuatku agak panik dan dengan terburu- buru aqu segera merapikan baju dan rambutku serta memakai lipstik lagi yang telah hilang menempel di kontol pak Chirs.

    Setelah semuanya rapih kembali aqu keluar dari mobil pak Chirs dan ambil jalam memutar dari parkiran yang tidak terlihat suamiku untuk masuk ke tempat seminar. Aqu kemudian menghampiri suamiku seolah-olah baru selesai seminar dan mengajaknya berkenalan dengan pak Chirs … bossku di kantor. 

    Read more »
  • Cerita Sex - Ngentot Janda Sage Secara Sembunyi

    Ahhhhh perasaan yang sangat mengenakan dan memuaskan setelah aqu dan mbak citra bermain di jog mobil, saat itu keadaan kami masih telanjang bulat , kita pun senyum puas mbak Citra menyandarkan kepalanya di dadaqu, sambil mengelus ngelus pipiku entah itu tanda terimakasih atau kode untuk meminta jatah lagi.

    Sambil membersihkan cairan yang belepotan berhamburan di perut Mbak citra memakai celana dalamnya lagi sambil terus menggoda diriku hingga barangku juga berdiri lagi,

    “Mbak. Jangan digoda lagi lho, kalau ngamuk lagi gimana..?” kataqu bercanda.

    “Coba aja kalau berani, siapa taqut..!” jawabnya sambil menirukan iklan di TV. Sesudah membersihkan kemaluanku, dia juga membersihkan kemaluannya dengan tissue.

    Ngentot Janda Sage Secara Sembunyi

    cerita seks bokep, cerita mesum terbaru janda, cerita ngentot janda, janda sange, janda jablay, bokep janda, mesum janda, cerita dewasa janda hot, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017, cerita Janda haus 2017,

    Sex Janda Sage Secara Sembunyi

    Sementara aqu juga merapihkan kembali celana aqu. Dia menyisir rambutnya, dan merapikan kembali riasan wajahnya, sambil melirik dan tersenyum ke aqu penuh bahagia.

    “Mbak.., besok tetap lho ya jam sepuluh pagi. ” aqu mengingatkan.

    “Pasti donk, mana sih yang nggak pengin sarang burungnya dimasukin burung. ” canda dia.

    “Apalagi sarangnya sudah kosong lama ya Mbak..?” godaqu.

    cerita seks bokep, cerita mesum terbaru janda, cerita ngentot janda, janda sange, janda jablay, bokep janda, mesum janda, cerita dewasa janda hot, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017, cerita Janda haus 2017,

    Mesum Janda Sage Secara Sembunyi

    “Pasti enak kok kalau udah lama. ” jawab dia. Sesudah kami semua rapih, Mbak Citra aqu antar pulang dengan tetap berdekapan, dia tertidur di dadaqu, tangan kiri aqu untuk mendekap dia dan tangan kanan aqu untuk pegang stir. Cerita Dewasa Terbaru

    Sesampainya di rumah MBak Citra, cuaca masih gerimis. Mbak Citra menawarkan untuk mampir sebentar di rumah.

    “Vi, masuk dulu yuk..! Aqu buatkan kopi hangat kesukaanmu. ” ajak Mbak Citra.

    “Oke dech, aqu parkir dulu mobilnya ya..?”

    cerita seks bokep, cerita mesum terbaru janda, cerita ngentot janda, janda sange, janda jablay, bokep janda, mesum janda, cerita dewasa janda hot, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017, cerita Janda haus 2017,

    Dewasa Janda Sage Secara Sembunyi

    Sampai di dlm rumah Mbak Citra, ternyata Tarno tidak ada. Menurut Bi Inah, pembantu Mbak Citra, katanya Tarno hari ini tidak pulang, sebab diminta atasannya dinas ke luar kota.

    “Vi, ternyata Tarno malam ini nggak pulang. Kamu tidur aja disini, di kamar Tarno. ” pinta Mbak Citra sambil senyum penuh arti. Aqu tahu kemana arah pembicaraan Mbak Citra.

    “Nggak mau kalau tidur di kamar Tarno, aqu taqut sendirian. ” godaqu.

    cerita seks bokep, cerita mesum terbaru janda, cerita ngentot janda, janda sange, janda jablay, bokep janda, mesum janda, cerita dewasa janda hot, Janda Mesum 2017, cerita hot Janda 2017, cerita Janda hot 2017, kumpulan cerita Janda hot 2017, cerita x Janda 2017, cerita sesk Janda 2017, cerita Janda montok 2017, cerita Janda haus 2017,

    Ngentot Janda Sage Secara Sembunyi

    “Emangnya taqut sama siapa..?”

    “Ya taqut kalau Mbak Citra nanti nggak nyusul ke kamarku. “

    “Ssstt..! Jangan keras-keras, nanti ada yang denger. ” Mbak Citra cemberut, taqut kalau ada yang dengar.

    “Ya udah, aqu tidur sendiri di kamar Tarno, kalau nanti malam aqu dimakan semut, jangan heran lho Mbak..!” aqu pura-pura merajuk.

    “Nggak usah ribut, mandi sana dulu, nanti malam kalau semua orang udah pada tidur, kamu boleh nyusul aqu ke kamar, nggak aqu kunci kamarku. ” bisik Mbak Citra pelan.

    “Siip dach..!” aqu ceria dan langsung pergi mandi.

    Habis mandi, badan aqu terasa segar kembali. Aqu langsung pergi ke kamar, pura-pura tidur. Tetapi di dlm kamar aqu membayangkan apa yang akan aqu laqukan nanti sesudah berada di kamar Mbak Citra.

    Aqu akan bercinta dengan orang yang sudah bertahun-tahun aqu idamkan. Jam di kamar aqu menunjukkan pukul 12:30 malam. Kudengarkan kondisi di luar kamar sudah kelihatan sepi. Tidak terdengar suara apapun. TV di ruang keluarga juga sudah dimatikan Bi Inah kira-kira jam 11 tadi.

    Bi Inah adalah orang yang terakhir nonton TV sesudah acara Srimulat yang merupakan acara kegemaran Bi Inah.

    Untuk mempelajari suasana,gairahsex.com aqu keluar pura-pura pergi ke kamar mandi. sesudah benar-benar sepi, aqu mengendap-endap masuk ke kamar Mbak Citra. Lampu di kamar Mbak Citra remang-remang. Mbak Citra tidur telentang dengan mengenakan daster tipis yang semakin memperindah lekuk tubuh Mbak Citra.

    Tubuh Mbak Citra yang mungil tapi padat berisi, terlihat tampak sempurna dibalut daster tersebut. Dengan tidak sabar aqu dekap tubuh Mbak Citra yang sdang telentang bagaikan landasan yang sdang menunggu pesawatnya mendarat. Mbak Citra aqu dekap hanya tersenyum sambil berbisik,

    “Sudah nggak sabar ya..?”

    “Ya Mbak, perasaan waktu kok berjalan pelaan sekali..”Aqu cium belakang telinganya yang mungil dan ranum, setelah itu ciuman aqu bergeser ke pipinya dan akhirnya ke bibirnya yang mungil dan juga ranum. Kedua tangan Mbak Citra mendekap erat di leher aqu. Tangan aqu yang kiri aqu letakkan di bawah kepala Mbak Citra untuk merangkulnya.

    Sdangkan tangan kanan aqu gunakan untuk membelai dan melingkari sekitar susunya. Dan dengan perlahan dan lembut, telapak tangan aqu gunakan untuk meremas-remas lingkaran luar toketnya, dan ternyata Mbak Citra sudah tidak memakai BH lagi.

    Erangan-erangan lembut Mbak Citra mulai keluar dari bibirnya, sdangkan kedua kakinya bergerak-gerak menandakan birahinya mulai timbul. Remasan-remasan tanganku di seputar susunya mendapatkan reaksi balasan yang cukup baik, sebab kekenyalan susu Mbak Citra kelihatan semakin bertambah. cerita bokep janda

    Tangan kanan aqu geserkan ke bawah, sebentar mengusap perutnya, beralih ke pusarnya, dan akhirnya aqu gunakan untuk mengusap kewanitaannya. Ternyata Mbak Citra juga sudah tidak memakai CD, sesampai kemaluannya yang bulat dan mononjol, serta kelembutan rambut kemaluannya dapat aqu rasakan dari luar dasternya.

    Kedua kakinya semakin melebar, memberikan kesempatan seluas-luasnya tangan aqu untuk membelai-belai kewanitaannya. Ciuman aqu beberapa saat mendarat di bibirnya, setelah itu aqu alihkan turun ke lehernya, ke belakang telinganya dan akhirnya turun ke bawah, melewati celah di bukit kembarnya.

    Aqu ciumi lingkaran luar bukit kembarnya, sebelum akhirnya menyiumi puting susunya yang sudah mengacung. Saat lidah aqu menyium sampai ke putingnya, nafas Mbak Citra kelihatan mengangsur, menunjukkan kelegaan.

    “Uuuccghh.. Allvii..!”Tali daster yang menggantung di pundaknya, aqu pelorotkan sesampai menyembullah kedua bukit kembarnya yang kenyal, dengan kedua putingnya yang sudah mengacung dan tegang.

    Aqu ciumi sekali lagi kedua bukit kembarnya, dan aqu jilati putingnya dengan lidah. Sementara kedua jari dari tangan kanan aqu secara bersamaan membelai-belai kedua selangkangannya, yang terkadang diselingi dengan usapan kemaluan luarnya dengan telapak tangan kanan aqu.

    Belaian ini memberikan kehangatan di bibir kewanitaannya, selain untuk meningkatkan rasa penasaran liang senggamanya. Jari tengah aqu gunakan untuk mebelai-belai bibir luar kemaluannya yang sudah sangat basah. Aqu usap klitorisnya dengan lembut dan pelan dengan menggunakan ujung jari, membuat Mbak Citra semakin menikmati belaian lembut klitorisnya.

    Bibir kewanitaannya semakin merekah dan semakin basah. Lidahku masih menari-nari di kedua putingnya yang semakin keras, jilatan lidah aqu memberikan sensasi yang kuat bagi Mbak Citra. Terbukti dia semakin erat meremas rambut aqu, deru nafasnya semakin memburu dan lenguhannya semakin kencang.

    “Uuuccgghh.. Aaallvii.. uugghh.. eennaaggkk..”Aqu jilati kedua putingnya kanan dan kiri bergantian, sambil meremasi dengan lembut tetapi sedikit menekan kedua susunya dengan kedua tangan aqu. Sesudah aqu puas menciumi susunya, ciuman aqu geser ke arah perutnya, aqu jilati pusarnya, kembali Mbak Citra sedikit menggelinjang, mungkin sebab kegelian.

    Ciuman terus aqu geser ke bawah, ke arah pahanya, turun ke bawah betisnya, terus naik lagi ke atas pahanya, setelah itu ciuman aqu arahkan ke rambut kemaluannya yang lebat. Mendapat ciuman di rambut kemaluannya, kembali Mbak Citra menggelinjang-gelinjang.

    Aqu buka bibir kemaluannya yang merekah, aqu ciumi dan jilati seputar bibir kewanitaannya, terus lidah aqu diusapkan ke klitorisnya, dan bergantian aqu gigit, terkadang aqu hisap klitorisnya.

    Setiap sentuhan lidah aqu menjilat pada klitorisnya, tangan Mbak Citra menjambak rambut aqu. Kepalanya menggeleng-geleng, dengan dada yang dibusungkan, kedua kakinya mendekap erat leher aqu, dan kicaunya semakin tidak karuan,

    “Uuuccgghh.. Aaallvvii.. uughh.. ggeellii.. uuff.. ggeellii.. seekkaallii..”Cairan yang keluar dari kemaluannya semakin banyak, bau khas liang senggamanya semakin kuat menyengat. Rintihan, lenguhan yang keluar dari mulut Mbak Citra semakin kacau.

    Gerakan-gerakan tubuh, kaki dan gelengan-gelengan kepala Mbak Citra semakin kencang. Dadanya tiba-tiba dibusungkan, kedua kakinya tegang dan menjepit kepala aqu. Aqu mengerti kalau saat ini detik-detik orgasme akan segera melanda Mbak Citra.

    Untuk memberikan tambahan sensasi kepada Mbak Citra, maka kedua putingnya aqu usap-usap dengan kedua jari tangan, dengan mulut tetap menyedot dan menghisap klitorisnya, maka tiba-tiba,

    “Aaauughh.. Aallvvii aakk.. kkuu.. kkeelluuarr.. Aaacchh..!”Aqu tetap menghisap klitorisnya. Dan dengan nafas masih terengah-engah, Mbak Citra bangun dan duduk.

    “Ayo Alvi.., gantian kamu tidur aja telentang..!” kata Mbak Citra sambil menidurkan aqu telentang.

    Gantian Mbak Citra telungkup di samping aqu. Tangannya yang lembut sudah mulai mengelus-elus batang kemaluan aqu yang sudah sangat tegang.

    Mulutnya yang mungil mencium bibir, terus turun ke puting. Aqu merasa sedikit kegelian saat dicium puting aqu.

    Mulutnya terus turun mencium pusar, dan akhirnya aqu rasakan ada rasa hangat, basah dan sedikit sedotan sudah menjalar di rudal aqu. Ternyata Mbak Citra mulai mengocok dan mengulum kejantanan aqu. Mbak Citra mengulumnya dengan penuh nafsu. Matanya terpejam tetapi kepalanya turun naik untuk mengocok rudal aqu.

    Kepala kemaluan aqu dijilatinya dengan lidah. Tekstur lidah yang lembut tapi sedikit kasar, membuat seakan ujung jari kaki aqu terasa ada getaran listrik yang menjalar di seluruh kepala. Jilatan lidah di kepala rudal memang sangat enak. Aliran listrik terus menerus menjalar di sekujur tubuh aqu.

    Kepala Mbak Citra yang naik turun mengocok kejantanan aqu yang aqu bantu pegangi dengan kedua tangan. Kocokannya semakin lama semakin kuat, dan hisapan mulutnya seakan meremas-remas seluruh batang keperkasaan aqu.

    Seluruh pori-pori tubuh aqu seakan bergetar dan bergolak. Getaran-getaran yang menjalar dari ujung kaki dan dari ujung rambut kepala, seakan mengalir dan bersatu menuju satu titik, yaitu ke arah rudal keperkasaan aqu.

    Getaran-getaran tersebut makin hebat, akhirnya kemaluan aqu menjadi seolah tanggul yang menahan air gejolak. Lama-lama pertahanan kemaluanku seakan jebol, dan tiba-tiba aqu menjerit.

    “Mmmbbakk Ningggruumm.. aaggkkuu kkelluuaarr..!”Mendengar aqu mengerang mau keluar, mulut Mbak Citra tidak mau melepaskan batang kejantanan aqu, tetapi malah kulumannya dipererat. Mulut Mbak Citra menyedot-nyedot cairan yang keluar dari rudal aqu dengan lahapnya, seakan tidak boleh ada yang tersisa.

    Batang kemaluan aqu dihisap-hisapnya seakan menghisap es lilin. Sensasinya sungguh sangat dahsyat. Ternyata Mbak Citra sangat ahli dlm permainan oral. Nafas aqu sedikit tersengal, badan sedikit lemas, sebab seakan-akan semua cairan yang ada di tubuh, mulai dari ujung kaki sampai dengan kepala, habis keluar tersedot oleh Mbak Citra. Mbak Citra tersenyum puas sambil menggoda,

    “Gimana rasanya..?”

    “Waduh.., Mbak luar biasa..” jawabku sambil masih terengah-engah.

    “Nggak kalahkan dengan yang muda..?” kata Mbak Citra dengan berbangga.

    “Yaa jelas yang lebih pengalaman donk yang lebih nikmat.” Kami istirahat sejenak sambil minum. Tetapi ternyata Mbak Citra memang luar biasa. Baru istirahat beberapa menit, tangannya sudah mulai bergerak-gerak di perut, di paha dan di selangkangan aqu, membuat rasa geli di sekujur tubuh.

    Tangannya kembali meremas-remasbatang kemaluan aqu. Sebab masih darah muda, maka hanya sedikit sentuhan, kemaluan aqu langsung berdiri dengan gagahnya mencari sasaran. Melihat batang keperksaan aqu dengan cepatnya berdiri lagi, wajah Mbak Citra kelihatan berseri-seri. Sambil tangannya tetap mengocoknya, kami saling berciuman.

    Bibir Mbak Citra yang mungil memang sangat merangsang semua laki-laki yang melihatnya. Ciuman yang lembut dengan usapan-usapan tangan aqu ke arah putingnya, membuat birahi Mbak Citra juga cepat naik.

    Putingnya seakan-akan menjadi tombol birahi. Begitu puting Mbak Citra disenggol, lenguhan nafasnya langsung mengencang, kedua kakinya bergerak-gerak, pertanda birahinya menggebu-gebu. Aqu usap liang senggamanya dengan tangan, ternyata liang kenikmatan Mbak Citra sudah sangat basah.

    “Gila bener cewek ini, cepet sekali birahinya.., ” pikir aqu dlm hati. Mbak Citra menarik-narik punggung aqu, seakan-akan memberi kode supaya senjata rudal aqu segera dimasukkan ke sarangnya yang sudah lama tidak dikunjungi burung pusaka.

    “Ayo dong Vi..! Cepetan, Mbak sudah nggak tahan nich..!”Alat vitalku sudah semakin tegang, dan aqu sudah tidak sabar untuk merasakan kemaluan Mbak Citra yang mungil. Aqu sapukan perlahan-lahan kepala kejantanan aqu di bibir kewanitaannya.

    Kelihatan sekali kalau Mbak Citra menahan nafas, tandanya agak sedikit tegang, seperti gadis yang baru pertama kali main senggama. Sesudah menyapukan kepala rudal aqu beberapa kali di bibir kenikmatannya dan di klitorisnya. Akhirnya aqu masukkan burung aqu ke sarangnya dengan sangat perlahan.

    Kedua tangan Mbak Citra meremas pundak aqu. Kepalanya sedikit miring ke kiri, matanya terpejam dan mulutnya sedikit terbuka sangat seksi sekali, tandanya Mbak Citra sangat menikmati proses pemasukan batang kejantanan aqu ke liang senggamanya.

    Lenguhan lega terdengar saat kepala kemaluanku membentur di dasar liang kenikmatannya. Aqu diamkan beberapa saat rudal aqu terbenam di liang senggamanya untuk memberikan kesempatan kemaluan Mbak Citra merasakan rudal kenikmatan dengan baik.

    Aqu pompakan batang kejantanan aqu ke liang senggama Mbak Citra dengan metode 10:1, yaitu sepuluh kali tusukan hanya setengah dari seluruh panjang batang kejantanan aqu, dan satu kali tusukan penuh seluruh batang kejantanan aqu sampai membentur ujung rahimnya.

    Metoda ini membuat Mbak Citra merancau tidak karuan. Setiap kali tusukan aqu penuh sampai ujung, aqu kocok-kocokkan kejantanan aqu beberapa lama, akhirnya aqu rasakan kaki Mbak Citra melingkar kuat di pinggang aqu. Kedua tangannya mencengkram punggung aqu, dan dadanya diangkat membusung, seluruh badannya tegang mengencang, diikuti dengan lenguhan panjang,

    “Aaacchh.. aauugghh.. Aallvvii.. aakku.. kkeelluuaa.. aa.. rr..!”Batang kemaluan aqu terasa sangat basah dan dicengkram sangat kuat. Merasakan remasan-remasan pada rudal aqu yang sangat kuat, membuat pertahann aqu juga seakan makin jebol dan akhirnya,

    “Ccrroot.. croot.. crrot..!” aqu juga keluar. Sesudah permainan itu, aqu sering melaqukan hubungan seks berkali-kali, bisa seminggu dua kali aqu melaqukan hubungan seks dengan Mbak Citra. Ternyata nafsu seks Mbak Citra cukup besar, kalau satu minggu aqu tidak bermain seks dengan Mbak Citra, pasti Mbak Citra akan main ke rumah, ataupun sesudah bekerja, dia akan menelpon aqu di kantor untuk meminta jatah.

    Aqu melaqukan hubungan seks dengan Mbak Citra bisa dimana saja, asal tempatnya memungkinkan. Baik di rumah aqu, di rumah dia, di hotel, di mobil, di garasi, di kamar mandi sambil berendam di bath-tub, di dapur sambil berdiri, bahkan aqu pernah bermain seks di atas kap mesin mobil aqu.

    Ternyata berhubungan seks itu kalau dengan perasaan agak taqut dan terkadang tergesa-gesa, memberikan pengalaman tersendiri yang cukup mengasyikkan.
    Tag Terkait :
    cerita seks bokep, cerita mesum terbaru janda, cerita ngentot janda, janda sange, janda jablay, bokep janda, mesum janda, cerita dewasa janda hot, Janda Mesum, cerita hot Janda, cerita Janda hot, kumpulan cerita Janda hot, cerita x Janda, cerita sesk Janda, cerita Janda montok, cerita Janda haus

    Read more »
  • Cerita Sex - Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan

    Cerita Sex - Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan - Kenalin namague Thani kelas 2 SMA gue perempuan yg mudah terangsang atau sange kalau melihat cowok yg tampan, ceritanya begini saat dirumah sepi karena ayah dan ibuku sedang mengurusi kegiatan pilkada biasanya dirumah sangat ramai selain ada gue ada juga adikku dan ponakan yg masih SMP dan seorang pembantu.

    Adik dan pembantu juga ikut dalam kegiatan tersebut, jadi di rumah hanya ada gue dan ponakanku namanya Dhimas, gue gak bisa ikut lantaran nanti siang gue ada kegiatan di luar sekolah jadi gue izin pada mama untuk gak ikut, kalau antara gue dan Dhimas sudah sangat akrab karena sejak kecil dia tinggal di rumahku, gue dan dia sering bercandaan.

    Cerita Hot Muasin BirahiPakai Kontol Ponakan

    Mesum Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan

    Senin itu, badan gue pegal sekali, selesai ngepel dan membersihkan rumah. Dan seperti biasa gue kepingin dipijitin. Biasanya sih oleh ibu, dan Dhimas juga, habis dari kecil gue sudah biasa menyuruh dia.
    Karena agak pegal, gue panggil saja Dhimas untuk mijitin, Dhimas nurut saja. Gue langsung berbaring telungkup di karpet depan TV, dan Dhimas mulai memijit tubuhku. Asyik juga dipijit oleh Dhimas, tangannya keras sekali, punggungku jadi fresh lagi.

    “Duh, Dhim.., mijitnya yg lurus dong, jangan miring kiri miring kanan..”, kata gue.

    Dewasa Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan

    “Abis, posisinya nggak bagus kak”, jawabnya.

    “Kmu dudukin aja paha Kak Thani, seperti biasa..”.

    “Tapi.., kak..”.

    “Alah.., nggak usah tapi.., biasanya kan juga begitu.., ayo..”, Gue tarik tangan Dhimas memaksanya untuk duduk di paha gue, seperti kalau dia memijit gue pada waktu-waktu kemarin.

    Cerita Sex Simple Simple : www.bukasex.com

    Dhimas akhirnya mau, duduk dan menjadikan kedua paha gue dekat pantat sebagai bangkunya, dan mulai lagi ia memijit sekujur punggungku. Tapi, pijitan agak lain, makin lama makin gue rasakan tangannya agak gemetaran dan nafasnya agak ngos-ngosan.

    “Kmu kenapa Dhim, capek atau sakit..?”, tanya gue.

    cerita ngentot sedarah, cerita ngewe sepupu, cerita sex sedarah terbaru, cerita bokep sepupu hot, cerita gadis sange, cerita sex crot, cerita dewasa remaja, cerita hubungan sedarah 2017, cerita sedarah bergambar 2017, cerita ngetot sedarah 2017, cerita 18 sedarah 2017, cerita sedarah keluarga 2017, cerita sedarah panas 2017, cerita sedarah baru 2017, daftar cerita sedarah 2017, cerita seks sedarah 2017, cerita sedarah kakak 2017, cerita bokep sedarah 2017, cerita nakal sedarah 2017,

    Sex Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan

    “Tdk, tdk apa-apa kak”, jawabnya. Akan tetapi duduknya mulai tdk karuan, geser kiri dan kanan, sementara pantatnya seperti tdk mau dirapatkan di paha gue, agak terangkat.

    Akhirnya, gue menyuruhnya pindah, dan gue bangun, lalu duduk mendekati, biasa bermaksud menggoda.

    “Ayo.., kmu kenapa, ini pantatmu, selalu diangkat.., tdk biasanya”, sambil tanganku bermaksud mencubit pantatnya.

    “Tdk, tdk apa-apa kak..”, jawabnya sambil menghindari cubitanku, malah tanganku tersenggol celana bagian selangkangannya yg seperti agak tertarik kain celananya dan agak menonjol, melihat itu timbul rasa isengku, karena memang gue dan Dhimas kalau main seperti anak-anak yg masih TK, asal ngawur saja.

    cerita ngentot sedarah, cerita ngewe sepupu, cerita sex sedarah terbaru, cerita bokep sepupu hot, cerita gadis sange, cerita sex crot, cerita dewasa remaja, cerita hubungan sedarah 2017, cerita sedarah bergambar 2017, cerita ngetot sedarah 2017, cerita 18 sedarah 2017, cerita sedarah keluarga 2017, cerita sedarah panas 2017, cerita sedarah baru 2017, daftar cerita sedarah 2017, cerita seks sedarah 2017, cerita sedarah kakak 2017, cerita bokep sedarah 2017, cerita nakal sedarah 2017,

    Muasin Birahi Pakai Kontol Ponakan

    “Loh.., itu apa di celanamu Dhim, kok nonjol begitu..” Mendengar itu Dhimas merah padam mukanya, lalu ia berdiri ingin lari menghindar dari gue, tapi segera kutarik tangannya untuk duduk, dan tanganku yg satu menggeraygi celananya memegangi dan meraba benjolan tersebut.

    “Jangan Kak Thani, Dhimas malu..”, katanya. Dasar gue yg nakal, gue pelototin matanya, Dhimas langsung diam, dan tanganku leluasa memegang barang tersebut.

    Penasaran, gue buka resliting celananya dan menarik keluar barangnya yg mengeras tersebut, dan astaga, ternyata kontol Dhimas sudah menegang.

    Baru kali ini gue melihat kontol milik orang yg bukan anak-anak dan sudah disunat yg tegang dan keras serta panjang seprti itu. Sementara Dhimas diam saja, kepalanya hanya menunduk, mungkin malu atau bagaimana gue tdk tahu.

    Gue acuh saja, perlahan-lahan, kuelus-elus kontol Dhimas, smakin mengeras kontolnya hingga urat-uratnya seperti mau keluar. Kudengar Dhimas mendesah tertahan. Lalu kuurut-urut sambil kupijit kepala kontolnya yg merah itu, Dhimas makin mendesah, “Ah.., ah..”

    Kugenggam erat kontol Dhimas dan kukocok-kocok dengan perlahan, smakin lama smakin kencang. Badan Dhimas ikut menegang, sambil kepalanya terangkat ke atas menatap langit, mulutnya terbuka, dia mulai agak mengerang, “Achh..”.

    Smakin kencang kontol Dhimas kukocok, smakin menggeliat badan Dhimas membuat gue tersenyum geli melihatnya. Sampai erangan Dhimas makin mengeras, “Ach.., achh..”. Dan badannya makin menggeliat, hingga mungkin tdk tahan.., ia lalu memelukku erat.

    Mulanya gue kaget akan reaksinya, tapi gue biarkan saja, karena keasyikan mengocok kontol Dhimas. Rupanya Dhimas sudah smakin menggeliat, hingga tangannya entah sadar atau tdk ikut menggeliat juga, meraba badanku dan toketku. cerita bokep sepupu

    “He Dhimas.., kenapa..” tegurku, sambil tetap mengocok kontol Dhimas, “Achh.., achh..” Hanya itu yg Dhimas bilang, sementara tangannya meremas-remas toketku, dan remasannya yg kuat membuatku merasakan sesuatu yg lain, hingga gue biarkan saja Dhimas meremas toketku, dan Dhimas lalu menyingkap baju kaos yg kupakai, hingga kelihatan BH-ku dan meremas toketku lagi hingga keluar dari BH-ku.

    “Acchh.., acchh” erang Dhimas, gue mulai merasakan kenikmatan tersendiri pada saat toketku tdk terbungkus BH diremas oleh tangan Dhimas dengan kuat, sedangkan kontolnya tetap saja kukocok-kocok. Dan entah naluri apa yg ada pada Dhimas, hingga dia nekat menyosor toketku dan mengisap putingnya seperti anak bayi yg sedang menyusu.

    “Aduh.., Dhimas.., aduhh” Hanya itu yg mampu kuucapkan, toketku mulai mengeras, keduanya diisap secara bergantian oleh Dhimas.

    Gue juga mulai menggeliat, kutarik kepala Dhimas dari toketku, lalu kudekatkan ke wajahku, kucium bibirnya dengan nafsu yg muncul secara tiba-tiba, Dhimas balas mencium, bibir kami berdua saling memagut, lidah bertemu lidah saling mengadu dan menjilati satu sama lain.

    Tangan Dhimas menggeraygi badanku, melepaskan baju dan BH-ku, hingga gue bugil sebatas dada. Kulepaskan juga baju yg dipakai Dhimas, dan kupelorotkan celananya, hingga Dhimas bugil tanpa sehelai benangpun, dan kembali kukocok kontolnya, sedangkan Dhimas kembali menyosor toketku yg sudah keras membukit.

    Perlahan tangan Dhimas menelusuri rokku lalu menyelusup masuk ke dalam rokku, “Acchh.., Acchh”, Gue dan Dhimas terus mengerang dan menggelinjang. Tangan Dhimas menyelusup ke dalam CD-ku, lalu mengusap-ngusap memekku.

    “Aduuhh.., Dhimas..” erangku, sementara jarinya mulai ia masukkan ke dalam memekku yg mulai kurasakan basah, dan Dhimas mempermainkan jarinya di dalam memekku.

    “Acchh.., aduuhh.., acchh..”. Tak tahan lagi, Dhimas menarik lepas rok dan celana dalamku, hingga akhirnya gue kini telanjang bulat. Kemudian Dhimas mencium bibirku dan gue tetap mengocok kontolnya, sedangkan jarinya bermain dalam memekku.

    “Acchh..” Hanya erangan tertahan karena tersumbat bibir Dhimas yg keluar dari mulutku. Kemudian Dhimas berhenti menciumku, lalu ia mengambil posisi menindih badanku, gue membiarkan saja apa yg akan Dhimas lakukan, karena kenikmatan itu sudah mulai terasa mengaliri pembuluh darahku. Dan, tiba-tiba gue rasakan sakit yg teramat sangat di selangkanganku.

    “aacchh, Dhimas.., apa yg kau lakukan..”, tanya gue. Tapi terlambat, rupanya Dhimas sudah memasukkan batang kontolnya ke dalam memekku, dan seperti tdk mendengarkan pertanyaanku, Dhimas mulai mengoyg batang kontolnya naik turun dalam memekku yg smakin berlendir dan mulai terasa basah oleh aliran darah perawanku yg mengalir membasahi memekku.

    “Acchh.., Dhimas.., aduuhh Dhimas..”, erangku.

    Badanku smakin menggelinjang, kujepit badan Dhimas dengan kedua kakiku sementara tanganku memeluk erat dan menggoreskan kukuku di punggung Dhimas. Smakin kencang goygan kontol Dhimas dan smakin keras pula erangan kami berdua.

    “Acch.., aduhh..” Hingga akhirnya kurasakan sesuatu yg sangat nikmat yg terdorong dari dalam.., dan erangan panjang gue dan Dhimas, “aahh”. Bersamaan semprotan mani Dhimas dalam memekku dan semburan maniku yg menciptakan kenikmatan yg tak pernah kurasakan dan kubaygkan sebelumnya.

    Dhimas menarik keluar kontolnya, lalu berbaring di sampingku. Kami berdua saling bertatapan, seperti ada penyesalan tentang apa yg telah terjadi, akan tetapi rupanya nafsu kami berdua lebih kuat lagi. Kuraih kembali dan kudekatkan wajahku ke wajah Dhimas, kami lalu berciuman lagi dan saling melumat,

    Kemudian kupegang erat kontol Dhimas, sehingga kembali menegang dan kembali lagi kami melakukan hubungan badan tersebut hingga beberapa kali.

    Hingga hari ini gue dan Dhimas, bila ada kesempatan masih mencuri waktu dan tempat untuk melakukan hubungan badan, karena mengejar kenikmatan yg tiada taranya, kadang di kamarku, di kamar Dhimas, ataupun di dalam kamar mandi.

     

    Read more »
  • Cerita Sex - Cerita Mesum Sang Pacar Pemuasku

    Aku semester terakhir yang sedang menyusun skripsi, disini aku akan berbagi kisah ku tentang aku dan alat sex, perkenalkan namaku Iva umur 23 tahun aku sudah mempunyai pacar namanya omar dia satu angkatan denganku tapi dia masih ada saja kuliah yang dia ulang , aku dan pacarku memang mempunyai gairah yang sama soal sex kadang seminggu bisa 2-3 x melakukannya.

    Sehabis pulang dari kampus si Omar mengajak aku ketemuan di kos kosan, karena penjaga kos sudah kenal dengan Omar seperti biasa dia langsung menuju ke kamarku , saat itu aku sedang memakai kaos tipis tanpa Bh dan hanya memakai CD.

    Cerita Sex Sang Pacar Pemuasku

    Cerita Sex Terbaru, Cerita Dewasa Sange, Cerita Ngentot Pacar, Cerita Hot Psangan Sange, Ngentot Pacar Sange, Cerita Sex Pacar Sange, ngentot Pacar Sange, tempek Pacar Sange, Pacar Sange ngesex, Pacar Sange dientot, kentu Pacar Sange, Pacar Sange hot, cerita Pacar Sange

    Cerita Sex Sang Pacar Pemuasku

    Cerita Mesum Terbaru – Sore itu dia tiba-tiba datang dan bilang,

    “Iva, ke kosan aku dulu ya, aku mau mandi dan ganti baju dulu nih”. Aku berencana ganti baju dulu.

    Tapi dia bilang nanti saja lah, ga usah dandan, pake cardigan sama celana panjang juga udah cukup. (karna aku juga kadang jarang pake bra kalo main).

    Selesai pake cardigan dan celana, kami langsung berangkat menuju kosan si pacar. Sampe di kosannya, dia bilang

    Cerita Sex Terbaru, Cerita Dewasa Sange, Cerita Ngentot Pacar, Cerita Hot Psangan Sange, Ngentot Pacar Sange, Cerita Sex Pacar Sange, ngentot Pacar Sange, tempek Pacar Sange, Pacar Sange ngesex, Pacar Sange dientot, kentu Pacar Sange, Pacar Sange hot, cerita Pacar Sange

    Cerita Ngentot Sang Pacar Pemuasku

    “Aku punya hadiah lho buat kamu”, tapi tanpa basa basi dia langsung mencium bibirku dengan lembut, dan sangat tiba-tiba.

    Hehe emang dasar nafsuan, aku langsung balas menciumnya. Frenchkiss dan segala teknik yang kami tahu pun sudah kami lakukan. Satu hal yang aku kagum dengan dia adalah dia tahu bagaimana cara membuatku terlena dengan permainannya.

    Sampe-sampe saat aku sadar, yang aku kenakan saat ini adalah “tak sehelai benangpun” alias dia sudah berhasil menelanjangiku. Kaget karna tahu-tahu pas sadar, aku udah bugil di depan dia. Makin malu lagi karna pintu kamarnya belum di tutup. Untung aja kosannya lagi sepi. Jadi gak ada orang yang lewat.

    Omar memang sangat lihai menaikkan birahiku. Hanya dengan ciumannya saja memekku sudah banjir. Dia masih dalam keadaan berpakaian utuh. Dari bibir, sekarang dia pindah menciumi kedua puting susu ku. Tak hanya di cium, putingnya di permainkan seolah-olah itu adalah kelereng yang ga punya saraf-saraf sensitif. Badanku mulai bergerak dengan sendirinya.

    Cerita Sex Terbaru, Cerita Dewasa Sange, Cerita Ngentot Pacar, Cerita Hot Psangan Sange, Ngentot Pacar Sange, Cerita Sex Pacar Sange, ngentot Pacar Sange, tempek Pacar Sange, Pacar Sange ngesex, Pacar Sange dientot, kentu Pacar Sange, Pacar Sange hot, cerita Pacar Sange

    Cerita Dewasa Sang Pacar Pemuasku

    Aku mengakui kalau titik terlemahku selain clit, juga puting susu. Omar yang sudah tau akan hal itu dengan sengaja mempermainkan nafsuku dari puting susu. Oh god, kalau saja kita sudah nikah, giliran aku yang memperkosa dia.

    Selesai dengan puting susu, Omar mulai mempermainkan clit ku dengan tangannya. Dia gosok dengan lembut bibir luar memekku, dia belah dengan jari telunjuknya, dia gosok-gosok bibir dalam memekku yang sudah becek dari tadi, lalu cairan itu digunakannya untuk membasahi kelentit ku yang udah ereksi dengan manisnya. Kami melakukan ini dalam posisi berdiri dengan pintu kamar yang masih terbuka lebar.

    Selagi Omar mempermainkan kelentitku, dengan mantap dan tiba-tiba dia hisap puting susu kananku membuatku langsung mendesah tak karuan. Aku sudah tidak bisa lagi menahan diriku. Suaraku mulai keluar. Sedikit lagi aku bakal orgasme. Tapi tiba-tiba Omar berhenti. Aku terduduk lemas dengan perasaan kecewa.

    Cerita Sex Terbaru, Cerita Dewasa Sange, Cerita Ngentot Pacar, Cerita Hot Psangan Sange, Ngentot Pacar Sange, Cerita Sex Pacar Sange, ngentot Pacar Sange, tempek Pacar Sange, Pacar Sange ngesex, Pacar Sange dientot, kentu Pacar Sange, Pacar Sange hot, cerita Pacar Sange

    Cerita Mesum Sang Pacar Pemuasku

    “Kok berhenti sih do?”

    “Tenang sayang, aku punya hadiah untuk kamu. Tapi kamu harus di ikat dulu biar ga kabur”.

    “Ih… apa-apaan sih pake ikat-ikat segala” jawabku.

    “Ya sudah kalo begitu aku sudahi aja ya permainannya” kata Omar.

    Aku yang udah kepalang nafsu dengan cemberut mengiyakan keinginan Omar. Sialan juga ni orang, kalo gak di terusin bisa pusing sampe besok ni gua.

    Omar mengikatku di sebuah kursi tanpa senderan. Kakiku diikat ke kaki kursi, tanganku diikat kebelakang sehingga kedua susuku membusung tegang kedepan. Dan mulutku ikut-ikutan diikat. Katanya supaya aku ga terlalu keras suaranya ntar.

    Aku bingung, emangnya mau diapain??? Lalu dia mengeluarkan sesuatu dari dalam lemarinya. Sesuatu berbentuk seperti telur puyuh tapi terhubung dengan semacam remote. Karna mulutku di ikat, aku jadi ga bisa nanya itu apa.

    Dia mulai mendekat dan bilang

    “Say, ini hadiah buat kamu. Hehe seenggaknya kamu bakal lumayan kesiksa secara nafsu karna alat baru aku ini. Aku pasangin yah”.

    Dia mengambil selotip, lalu menempelkan satu telur itu ke puting susu kanan, satu ke puting susu kiri, lalu satu lagi membuatku terperanjat, dia memasukkan ke dalam memekku.

    Aku meronta pertanda gak mau. Tapi karna kaki dan tangan ku terikat, jadi aku gak bisa berbuat banyak. Karna aku yang nafsuan, memekku udah becek banget. Jadi dengan gampang telur yang ketiga itu masuk ke dalam memekku.

    Dia mulai menanggalkan seluruh pakaiannya. Yang membuatku makin bergairah adalah saat ia melepaskan cdnya. Kontol yang lagi ngaceng sekeras batu itu langsung melompat keluar begitu cd itu dibuka. Ah sialan, makin ngerasa binal aja aku. Lalu dua bilang

    “Aku mandi dulu ya. Selama aku mandi, kamu nikmatin dulu aja”.

    Lalu setelah mengabil handuk mandinya, dia menyetel sesuatu pada ketiga remote tadi. Gilaaaaa badanku langsung kaya mati rasa. Ternyata ketiga telur tadi mulai bergetar. Puting kanan, kiri, dan Liang senggamaku di goyang dengan ritme yang teratur.

    Ah sialan kamu Omar, kenikmatan ini keterlaluan. Aku mulai kehilangan akal sehatku. Badanku mulai menyerah dengan rasa enak yang gak karuan menyerang tubuhku ini. Rasa enak yang menghilangkan kendali atas tubuh, tapi tidak cukup kuat untuk aku bisa mendapatkan orgasme seperti yang aku inginkan.

    Dengan senyum setan, Omar mandi. Sialan ini bocah. Tubuhku sudah tidak bisa di kendalikan lagi. Desahan demi desahan bakal lepas keluar dengan sangat keras kalau saja mulutku tidak di sumpal sama si sialan Omar sayang.

    Beberapa menit kemudian Omar beres mandi. Setelah melap badannya, masih dengan keadaan telanjang dia menghampiri aku yang udah mau nangis karena memohon untuk di biarkan mendapatkan orgasme ku.

    Omar malah tertawa.

    “Hehehe gimana Iva? Enak kan hadiah aku?? Tenang aja, abis ini kamu bole bawa pulang satu, dua, atau tiga-tiganya”.

    Mungkin Omar juga sudah ga tahan dengan wajah ku yang memelas minta untuk di puaskan, dia melepaskan semua ikatan di badanku. Setelah terlepas, langsung aku tampar wajahnya (dengan lembut pastinya)

    “Itu untuk kamu yang udah ngasi aku siksaan segininya. Sekarang puasin aku”.

    Damn setelah aku ingat-ingat lagi, aku binal juga ternyata.

    Omar tidak butuh banyak aktifitas untuk membuatku orgasme. Dia hanya memasukkan satu jarinya kedalam memekku lalu dengan sedikit hisapan di kelentit ku, tanpa harus menunggu lama, aku mendapatkan orgasme ku dengan sempurna.

    Orgasme yang beberapa detik membuatku kehilangan kesadaranku. Aku benar-benar gak tau seperti apa rupaku saat itu karena aku sangat terbuai dengan orgasme yang aku dapatkan. Ketiga vibrator itu masih bergetar tanpa henti membuat tubuhku tidak bisa dikendalikan.

    Karena saking gak bisa ngendaliin tubuh sendiri, aku sampe pipis di lantai kamarnya. Untungnya Omar punya kebiasaan kasurnya berdiri kalau dia lagi gak tidur. Jadi aku terhindar dari pipis di atas kasurnya Omar.

    Dengan nafas terengah dan kesadaran yang belum pulih sepenuhnya, aku sudah ga sanggup lagi menampung badai orgasme segede ini.

    “Am…phun…marr…..” dan akhirnya ketiga telur sialan pembawa nikmat itupun dimatikan oleh Omar.

    Aku terkulai tak berdaya di lantai. Tiduran di atas air kencing ku sendiri. Omar menyadari kalau kekuatanku belum akan pulih untuk beberapa waktu kedepan, dia cuma membisikkan

    “Kamu udah pipis di kamar, terus ninggalin kontol aku ngaceng gitu aja, kamu hutang ya beb”. Aku mengangguk pelan.

    Tanpa aku sadari kalau hutang itu nantinya akan di tagih Omar dengan cara yang gak bisa aku bayangin juga.

    Setelah melap lantai dan memapah ku ke kamar mandi, aku mandi, tapi Omar yang mandiin. Duh makin cinta deh aku sama si manusia sialan satu ini. Beres mandi, tanpa memakai pakaian terlebih dahulu, aku dan Omar tidur lelap, atau lebih tepatnya aku yang tidur lelap. Yang pasti Omar ada di sana nemenin aku.

    Read more »
RSS